Archive for February 2016

Manfaat ARTROSKOPI untuk atlit

Anda yang aktif berolahraga baik berprofesi sebagai atlet maupun pecinta olahraga, otomatis tidak bisa terhindari dari risiko terkena cedera olah raga. Terkadang, cedera yang ditimbulkan sampai membutuhkan adanya  tindakan operasi untuk mencegah sesuatu trauma yang lebih berat

Salah satu teknik  operasi terkait cedera olah raga adalah dengan menggunakan artroskopi. Dengan tekhnik ini maka  pembedahan dengan sayatan kecil pada sendi bisa dilakukan. Pada artroskopi dibutuhkan sayatan  sekitar 2-10 mm untuk memasukkan alat operasi ke dalam sendi.

Bagian dalam dari sendi lalu akan muncul di  kamera monitor. Melalui kamera tersebut, dokter bisa melakukan upaya perbaikan pada sendi. Perbaikan  ini bisa dilakukan pada sendi lutut  bahu, siku,  dan engkel.

Pengerjaan operasi dengan alat artroskopi ini dilakukan oleh dokter spesialis ortopedi yang mendalami operasi artroskopi. Dibutuhkan waktu kira-kira 1,5 hingga 2,5 jam. Usai dari ruang operasi, pasien akan menginap selama beberapa hari di rumah sakit. Sesudahnya, pasien akan menjalani proses rehabilitasi selama beberapa bulan untuk melatih sendi sebelum berjalan dengan biasa.

Berbeda dengan operasi konvensional yang melakukan pembedahan secara lebih luas, operasi artroskopi hanya membutuhkan beberapa sayatan kecil. Seperti pada kasus sobek atau putusnya ligamen ACL yang ada di lutut hanya membutuhkan tiga sayatan. Sayatan yang kecil membuat pemulihan berjalan lebih cepat yaitu sekitar 6-9 bulan pasca operasi.  Kecepatan penyembuhan tergantung  pada bagaimana kepatuhan pasien terhadap saran dokter, asupan gizi, aktivitas fisik dan hal-hal bersifat individual lainnya.

Dengan penggunan artroskopi yang memungkinkan cepatnya waktu pemulihan, membuat para atlet profesional memilih untuk menjalani operasi ini demi dapat kembali beraktivitas di lapangan seperti biasa.

dr Megaputera SpOT

dokter bedah tulang

subspesialis cidera olah raga dan nyeri sendi lutut

WA 0811 3322 199

 

More

Cedera Meniskus

Mengenal cedera meniskus

Apa yang dimaksud dengan meniskus?

Meniskus adalah fibrokartilago berbentuk C yang terletak di antara paha dan tulang kaki, memberikan bantalan bagi permukaan sendi dan melindungi dari penggunaan berlebihan dan sobekan. Terdapat 2 meniskus pada masing-masing lutut, meniskus medial dan meniskus lateral.

Meniskus tidak memiliki suplai darah sehingga apabila mengalami kerusakan tidak dapat merangsang proses penyembuhan normal seperti bagian tubuh lainnya.

Sebagai tambahan, dengan bertambahnya usia, meniskus dapat rusak dan mengalami sobekan degenaratif. Bagian luar meniskus memiliki suplai darah yang berasal dari bagian luar. Sobekan yang terjadi dekat dengan ujung luar dapat mengalami perbaikan.

Bagaimana terjadinya sobekan pada meniskus?

Meniskus dapat cedera saat lutut melakukan gerakan memutar, terutama saat mengangkat beban. Cedera ini terjadi pada saat olahraga sepak bola, olahraga squash, dan tenis.

Apabila sobekan yang terjadi kecil, meniskus dapat berhubungan dengan bagian depan dan belakang lutut dan tetap stabil. Apabila sobekan yang terjadi besar, lutut tidak stabil dan meniskus dapat bergerak keluar masuk pada sendi lutut. Keparahan keluhan bergantung pada lokasi dan perluasan cedera.

Apa yang saya rasakan saat meniskus saya sobek?

Beberapa orang mengeluhkan rasa nyeri, terutama pada saat lutut diluruskan atau dibengkokkan. Apabila rasa nyeri ringan, Anda dapat berjalan. Nyeri tahap lanjut terjadi apabila fragmen meniskus terkurung di antara femur (tulang paha) dan tibia (tulang kaki), dan memberikan sensasi mengunci.

Lutut akan membengkak segera setelah bedah apabila pembuluh darah pecah, atau pembengkakan dapat terjadi beberapa jam berikutnya apabila sendi terisi dengan cairan yang dihasilkan oleh sendi sebagai akibat peradangan yang terjadi.

Biasanya, cedera yang terjadi di masa lampau dan tidak dirawat dapat menjadi sakit setelah beberapa bulan atau beberapa tahun, terutama apabila lutut mengalami cedera kembali. Keluhan akut cedera meniskus dapat mereda setelah beberapa saat istirahat namun biasanya akan kembali lagi dan membutuhkan perawatan tertentu.

Bagaimana saya dapat mengetahui bahwa meniskus saya sobek?

Penjelasan Anda berkaitan dengan cedera serta rasa nyeri dan pembengkakan sangatlah penting. Dokter Anda akan menyarankan untuk melakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan X-ray pada lutut. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat cedera tulang.

Dokter akan meminta Anda untuk membengkokkan lutut dan memutar kaki ke luar dan ke dalam sewaktu diluruskan. Rasa nyeri atau bunyi klik menunjukkan adanya sobekan pada meniskus. Pemeriksaan MRI membantu mengidentifikasi diagnosis namun tidak selalu dibutuhkan.

Apa yang selanjutnya dilakukan?

Perawatan sangat tergantung pada keluhan dan keparahan sobekan. Terapi akut seperti terapi RICE, meliputi Rest, Ice, Compression dan Elevation.

Pemberian obat-obatan anti inflamasi dapat membantu mengurangi pembengkakan dan nyeri. apabila sobekan kecil dan keluhan sudah mereda, dokter akan menyarankan program penguatan otot dengan fisioterapis.

Namun apabila sobekan besar, dan terutama apabila lutut terkunci, dokter akan menyarankan untuk dilakukan bedah. Bedah ini dilakukan dengan arthroskopi dan meniskus dapat dijahit kembali ke tempatnya apabila cedera terjadi pada daerah dengan suplai darah yang baik. Sebagian besar dewasa muda dapat kembali berolahraga setelah terapi perbaikan meniskus.

Apabila sobekan pada daerah dengan suplai darah yang buruk, sebagian meniskus dibuang. Pada beberapa kasus, semua meniskus harus dibuang.Hal ini adalah kondisi yang buruk karena osteoarthritis dapat berkembang pada daerah yang telah kehilangan meniskus. Kehilangan fungsi bantalan meningkatkan tekanan kontak pada permukaan sendi dan kartilago lebih rentan terjadi kerusakan.

Apakah kualitas hidup saya dipengaruhi setelah meniskus dibuang?

Walaupun semua meniskus telah dibuang, hal ini bukanlah akhir dari segalanya. Tujuan utama saat ini adalah menjaga kartilago selama mungkin.

Sebagai awal, latihan penguatan sendi lutut (seperti kuadrisep dan hamstring) dapat dilakukan. suplemen kartilago oral seperti glukosamin terbukti membantu perbaikan kartilago yang rusak. Tekanan yang berlebihan pada lutut sebaiknya dihindari. Hal ini tidak berarti Anda tidak dapat berolahraga.

Gunakan sepatu yang baik, berlari pada lantai yang lembut (seperti di stadium), latihan cross train, dan istirahat yang cukup.
Apabila dirasakan tidak nyaman, obat-obatan anti inflamasi dapat membantu. Dokter juga dapat menyuntikkan pelumas sendi ke lutut untuk mengurangi friksi, seperti hal nya pada mesin mobil. Prosedur ini dapat diulangi apabila dibutuhkan. Apabila lutut tidak dapat diluruskan, bedah perbaikan pada lutut dapat membantu meredakan tekanan berlebih pada sendi.

Apakah ada perawatan terkini pada kasus kehilangan meniskus?

Solusi permanen pada kasus kehilangan meniskus adalah menggantinya. Sayangnya, meniskus kita tidak dapat mengalami regenerasi, seperti hal nya gigi dewasa.Terapi penggantian meniskus dikenal dengan istilah transplantasi allograft meniskus yang dapat dilakukan oleh ahli bedah dengan mengganti meniskus seseorang dengan meniskus dari kadaver. Meniskus juga dapat diganti dengann cangkok buatan yang terbuat dari kolagen. Kolagen bertindak sebagai bingkai untuk pertumbuhan meniskus yang baru.

a1Semoga bermanfaat

dr Megaputera SpOT
www,.surabayakneecentre.com

More

8 Cara Tepat Atasi Nyeri Lutut

8 Cara Tepat Atasi Nyeri Lutut

Lutut merupakan bagian dari sendi yang cukup sering mengalami cedera.

Pada saat rasa sakit dan nyeri lutut benar-benar menyiksa, bagaimana cara tepat mengatasinya?

1.Mengompres dengan es batu merupakan langkah pertama untuk meredakan nyeri lutut. Bungkus es batu dengan handuk supaya es batu tidak langsung menempel pada kulit.

2.Jika Anda menggemari kegiatan mendaki gunung atau berlari, kurangi kebiasaan tersebut. Aktivitas tertentu dapat membuat lutut mudah cedera dan menyebabkan rasa nyeri.

3.Periksa sepatu yang Anda kenakan. Apakah hak, ukuran, atau bahannya telah sesuai? Alas kaki juga turut berperan memicu timbulnya nyeri lutut.

4.jika terdapat perbedaan panjang kaki, segera konsultasikan pada dokter. Panjang kaki sebaiknya harus proporsional untuk menghindari rasa nyeri dan cedera.

5.sering-sering melakukan olahraga dengan cara merenggangkan kedua kaki lebar-lebar. Peregangan tersebut membantu otot kaki lebih fleksibel dan dapat mengurangi risiko nyeri pada lutut.
Otot bagian paha belakang juga perlu dilatih dengan olahraga tertentu. Konsultasikan dengan dokter mengenai jenis olahraga yang tepat untuk menguatkan bagian otot tersebut.

6.konumsi alpukat, jahe, ikan yang mengandung omega-3, kedelai
Ini adalah bahan makanan yang dapat menguatkan lutut.

7. Terapkan postur tubuh yang baik dapat menghindari nyeri lutut. Pada saat duduk, pastikan kaki tidak menggantung atau tertekuk. Posisikan tubuh senyaman mungkin. Selain itu, jangan menyilangkan kaki pada waktu duduk dalam jangka waktu lama.

8. Batasi konsumsi garam yang dapat memicu penyimpanan air berlebih dan membengkak, ini berpotensi menyebabkan nyeri lutut

Semoga bermanfaat
Dr Dokter Megaputera SpOT
#dokterlutut
#dokterbedahtulang
#doktercideraolahraga
#doktercederaolahraga

Www.surabayakneecentre.comwww.surabayakneecentre.com

More

Mengenal Cedera ACL (Anterior Cruciate Ligament)

cedera acl

Salah satu cedera lutut yang paling sering adalah cedera ACL (Anterior Cruciate Ligament).

Di AS, angka kejadian cedera ACL diperkirakan 200.000 kasus per tahun, dengan 100.000 prosedur rekonstruksi ACL setiap tahun.

Atlit yang ikut serta dalam olah raga resiko tinggi seperti sepakbola, futsal, dan bola basket lebih cenderung untuk mengalami cedera ACL.

Sebagian besar (70 persen) cedera ACL diakibatkan oleh mekanisme cedera non kontak (tanpa benturan dengan orang lain), di mana sebagian sisanya disebabkan oleh kontak langsung dengan pemain lain.

Jika Anda mengalami cedera ACL, Anda mungkin memerlukan tindakan rekonstruksi ligamen untuk memperoleh fungsi penuh dari lutut Anda. Tetapi hal ini tergantung dari beberapa faktor, seperti derajat cedera dan tingkat aktivitas Anda.

Ada tiga buah tulang yang membentuk lutut Anda: tulang paha (femur), tulang kering (tibia), dan tulang tempurung (patella). Tulang tempurung Anda terletak di sebelah depan untuk memberikan perlindungan terhadap lutut Anda.
Tulang-tulang ini terhubung satu dengan yang lain oleh ligamen demikian pula ada empat buah ligamen utama pada lutut yang saling mendukung lutut

Kurang lebih setengah dari semua cedera ACL juga dapat disertai cedera struktur yang lain pada lutut, seperti tulang rawan sendi, meniskus, atau cedera ligamen yang lainnya.

Ligamen yang cedera diistilahkan dengan “sprains” dan digolongkan menjadi beberapa derajat keparahan.

Derajat 1. Ligamen mengalami kerusakan yang ringan. Ligamen ini mengalami sedikit tarikan, tetapi masih dapat mempertahankan kestabilan sendi lutut Anda.

Derajat 2. Cedera ini mengakibatkan ligament tertarik dimana kondisi ini menyebabkan ligamen menjadi lebih longgar. Kondisi ini diistilahkan dengan robekan parsial ligamen.

Derajat 3. Jenis cedera ini diistilahkan dengan robekan penuh ligamen. Ligamen menjadi dua bagian, dan lutut menjadi tidak stabil.

Cedera derajat 2 merupakan tipe yang jarang; dimana sebagian besar cedrea ACL merupakan cedera dengan robekan total atau hampir total.

Penyebab

ACL dapat cedera yang disebabkan oleh beberapa mekanisme :
• Gerakan berubah arah secara cepat
• Gerakan berhenti mendadak
• Memperlambat kecepatan saat berlari
• Mendarat secara tidak benar saat melompat
• Cedera akibat kontak langsung atau bertabrakan, seperti diganjal pada olah raga sepakbola.

Beberapa pengamatan menunjukkan bahwa atlit wanita mempunyai angka kejadian cedera ACL yang lebih tinggi dibandingkan atlit laki-laki pada olahraga tertentu.

Hal ini dikarenakan adanya perbedaan kondisi fisik, kekuatan otot, dan pengendalian otot. Hal lainnya disebabkan perbedaan bentuk panggul dan bentuk tungkai bawah, tingkat keregangan ligamen, dan efek dari hormone estrogen pada ligamen.

Gejala

Ketika ACL Anda cedera, Anda mungkin dapat mendengar suara “popping” dan merasakan lutut Anda goyang.

Gejala yang lainnya :
• Nyeri dan bengkak. Dalam 24 jam, lutut Anda akan membengkak.

Jika dibiarkan, bengkak dan nyeri ini akan berkurang dengan sendirinya. Bagaimanapun, jika Anda mencoba kembali untuk berolahraga, lutut Anda akan terasa tidak stabil dan berisiko untuk mengalami cedera lebih lanjut pada meniscus Anda.
• Kehilangan gerakan lutut secara penuh
• Nyeri pada sekitar lutut Anda bila ditekan
• Rasa tidak nyaman saat berjalan kaki
Pemeriksaan Fisik
Pada kunjungan awal, dokter akan menanyakan tentang gejala yang Anda alami setelah cedera dan riwayat kejadian.
Pada pemeriksaan lutut Anda, dokter Anda akan memeriksa semua struktur pada lutut Anda yang cedera, dan membandingkan dengan lutut Anda yang tidak cedera.

Pemeriksaan Penunjang

Pemeriksaan lain yang mungkin akan dapat membantu dalam mendiagnosis termasuk :

1.X ray. Meskipun pemeriksaan ini tidak dapat menunjukkan cedera pada ACL Anda, tetapi pemeriksaan ini dapat menunjukkan adanya cedera penyerta pada tulang disekitar lutut Anda.

2.MRI (Magnetic Resonance Imaging) scan. Pemeriksaan ini menghasilkan gambar yang lebih baik terhadap jaringan lunak seperti ACL. Bagaimanapun juga, kadang-kadang MRI tidak diperlukan untuk menegakkan diagnosis cedera robekan penuh ACL

Penanganan

Penanganan pada cedera ACL yang robek dapat berbeda tergantung pada kebutuhan pasien. Contohnya, atlit yang masih berusia muda dan ingin terlibat dalam kegiatan olehraganya sangat mungkin memerlukan tindakan rekonstruksi untuk dapat kembali ke tingkat aktivitas sebelumnya secara aman. Tetapi pada orang yang lebih tua dan tidak terlalu aktif dalam kegiatan olah raga dapat kembali beraktivitas pada tingkat aktivitas sehari-hari tanpa harus menjalani rekonstruksi.

Non Bedah

ACL yang telah robek tidak akan sembuh tanpa rekonstruksi. Tetapi penanganan non bedah mungkin cukup efektif pada pasien yang berusia tua atau mempunyai tingkat aktivitas yang rendah. Jika stabilitas lutut secara umum masih baik, dokter Anda mungkin akan merekomendasikan penanganan non bedah.

Bracing (penyangga).

Alat ini berfungsi untuk menyangga lutut Anda terhadap ketidakstabilan. Untuk melindungi lutut Anda lebih jauh, mungkin Anda akan disarankan menggunakan tongkat penyangga tubuh untuk menghindari pembebanan pada lutut Anda yang cedera.

Terapi fisik.

Setelah pembengkakan mulai berkurang, program rehabilitasi dapat mulai dilakukan. Latihan yang spesifik akan mengembalikan gerakan lutut Anda dan dengan melatih kekuatan otot tungkai bawah yang akan menyangga lutut Anda yang cedera.

Terapi Bedah

Mengembalikan ligamen. ACL yang robek tidak dapat dijahit kembali. Untuk memperbaiki ACL yang robek dan mengembalikan stabilitas sendi lutut, ligamen haruslah direkonstruksi.

Dokter Anda akan mengganti ligamen yang robek dengan jaringan yang lain.

Semoga bermanfaat

Dr Megaputera SpOT
#dokterbedahlutut
#dokterlutut
#operasiacl #rekonstruksiacl #operasialdenganbpjs #acl #cideraacl #ciderapcl

Www.surabayakneecentre.com

More