Archive for September 2018

Jenis suntikan lutut

Jenis suntikan lutut

Jenis-Jenis Injeksi Lutut untuk Mengatasi Osteoarthritis

Jenis suntikan lutut – Siapapun pasti pernah mengalami yang namanya nyeri sendi. Bahkan, penyakit yang disebut sebagai penyakit orang tua ini kini juga banyak dialami oleh mereka yang berusia muda. Terdapat berbagai faktor yang bisa menyebabkan nyeri sendi, seperti proses penuaan, trauma, dan faktor lainnya.

Osteoarthritis atau disebut juga pengapuran sendi merupakan salah satu penyakit yang dapat menyerang sendi. Penyakit ini merupakan penyakit sendi degeneratif yang mempengaruhi tulang rawan persendian.

Osteoarthritis biasanya diawali dengan nyeri yang dapat ditahan. Jika Anda mengalami nyeri pada salah satu sendi dengan frekuensi yang tidak normal atau nyeri yang timbul mengganggu aktivitas Anda, maka disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter.

Dokter biasanya akan meresepkan obat untuk diminum  dan menyarankan perubahan gaya hidup sebelum memberikan pilihan pengobatan lainnya.

Selain mengonsumsi obat oral, dokter juga dapat menyarankan pemberian obat melalui injeksi lutut. Berikut ini jenis suntikan yang bisa dilakukan, diantaranya adalah :

Jenis-Jenis Injeksi Lutut untuk Mengatasi Osteoarthritis

Kortikosteroid

Pemberian kortikosteroid ini bermanfaat untuk mengurangi inflamasi atau pembengkakan. Kortikosteroid yang disuntikkan langsung ke sendi lutut penderita osteoarthritis akan bekerja lebih efektif untuk meredakan nyeri dan peradangan  secara cepat.  Namun jika lutut  Anda sudah dalam kondisi rusak berat maka hal ini tidak bisa dilakukan

Dosis injeksi yang dapat diterima juga terbatas, biasanya hanya 1 kali dalam 3 atau 4 bulan pada sendi yang sama. Menerima injeksi kortikosteroid terlalu banyak dapat menyebabkan pemecahan tulang rawan dan memperberat kondisi lutut. Selain itu, terlalu sering menerima injeksi ini juga dapat meningkatkan risiko tekanan darah, osteoporosis dan atrofi kulit.

Jenis-Jenis Injeksi Lutut untuk Mengatasi Osteoarthritis

  • Asam hialuronat

Pada penderita osteoarthritis, lutut mungkin mengalami kekurangan asam hialuronat. Zat ini berfungsi untuk melapisi tulang rawan dan berguna sebagai pelumas serta peredam sehingga lutut dapat bergerak dengan bebas.  Terapi ini bertujuan untuk menggantikan asam hialuronat alami dan mencegah tulang saling bergesekan. Selain itu, zat ini juga dapat meredakan inflamasi dan mengurangi nyeri.

Disisi lain, injeksi asam hialuronat ini memberi efek pereda nyeri dan inflamasi yang lebih lama timbulnya (tidak secepat injeksi kortikosteroid). Dimana, jika efek injeksi kortikosteroid dapat terasa paling cepat setelah 2 minggu, namun efek injeksi asam hialuronat baru dapat dirasakan penuh setelah 5 minggu.

  • Athrocentesis (pengisapan cairan)

Berbeda dengan jenis injeksi lutut sebelumnya, prosedur ini justru mengisap cairan dari sendi lutut. Mengeluarkan cairan berlebih pada lutut akan membantu mengurangi rasa sakit dan bengkak secara langsung. Terkadang prosedur ini dilakukan setelah penderita menjalani suntik kortikosteroid atau asam hialuronat. Akan tetapi, perlu diketahui bahwa prosedur ini juga memiliki efek samping, seperti memar, bengkak, atau infeksi pada tempat penyuntikan.

Jika anda merasa tidak nyaman dengan prosedur penyuntikan berulang kali, anda bisa mempertimbangkan tindakan ARTROSKOPI untuk membantu meredakan nyeri

 

Dr Megaputera SpOT

WA/HP 0811.3322.199

www.surabayakneecentre.com

More

Artroskopi Untuk Osteoarthtritis

Artroskopi Untuk Osteoarthtritis

Artroskopi Untuk Osteoarthtritis

 

Artroskopi Untuk Osteoarthtritis – Teknik artroskopi adalah metode pembedahan yang hanya dilakukan dengan luka goresan yang kecil dan menggunakan video kamera yang dimasukkan ke dalam sendi lutut.

Artroskopi cocok digunakan untuk mengatasi cedera sendi yang mengakibatkan robekan pada jaringan di dalamnya seperti adanya cedera otot akibat olahraga permainan seperti sepakbola atau futsal. Selain untuk mengatasi jaringan yang rusak karena trauma, artroskopi juga bermanfaat untuk membersihkan sendi.

ARTROSKOPI UNTUK OSTEOARTHTRITIS

Prosedur artroskopi ini juga  bisa dikerjakan pada pasien  lanjut usia yang sendinya mengalami pengapuran. Sendi berkapur melepaskan zat-zat peradangan yang menimbulkan nyeri, terutama ketika sendi digerakkan. Dengan artroskopi, zat-zat yang menimbulkan nyeri tersebut dibersihkan. Artroskopi bisa dikerjakan  untuk OA lutut tahap awal, dan dianggap sebagai operasi kecil dimana spesialis ortopedi menggunakan ‘artroskop’ untuk melihat bagian dalam sendi. Ini adalah semacam ‘bedah lubang kunci’. Saat tindakan dilakukan, dokter bedah dapat membersihkan bagian yang rusak dari sendi, atau merangsang perbaikan di daerah di mana tulang lunak telah hilang

Secara prinsip, teknik artroskopi tidak dilakukan dengan cara membedah sendi, melainkan dengan membuat tiga sayatan di beberapa area sendi. Sayatan tersebut masing-masing panjangnya hanya 1 cm hingga 1,5 cm. Melalui sayatan itu, alat-alat operasi yang bentuknya seperti pipa dimasukkan dan dikendalikan dokter dari luar

Salah satu pipa pertama yang masuk di antaranya memuat kamera kecil yang tersambung dengan layar monitor. Kamera video ini menjadi mata dokter dalam melihat kondisi jaringan di dalam sendi. Pipa-pipa lainnya akan menjadi saluran bagi alat-alat lain untuk melakukan prosedur operasi termasuk menjahit dan membesihkan sendi. teknik baru ini dapat menjadi pilihan masyarakat terutama mereka yang takut menjalani operasi.  Hal ini dikarenakan bedah artoskopi mempunyai banyak kelebihan dibanding metode konvensional yang menyebabkan luka operasi yang besar. Dibandingkan dengan teknik konvensional, keuntungan teknik ini adalah luka operasi yang kecil, diagnosis yang akurat dan nyaman, lama perawatan dan pemulihan yang lebih singkat, biaya lebih murah, dan secara kosmetis bekas luka yang timbul lebih tersamar

 

Prosedur artroskopi umumnya hanya berlangsung cukup singkat yakni selama 1-2 jam. Sesudahnya, pasien perlu menjalani proses rehabilitasi selama beberapa bulan sebelum sendi bisa digunakan seperti sedia kala.

 

More

Arthritis sebagai penyebab nyeri lutut

Arthritis  sebagai penyebab nyeri lutut

Arthritis  sebagai penyebab nyeri lutut

Arthritis sebagai penyebab nyeri lutut  – Nyeri lutut tentunya adalah salah satu masalah yang sering dihadapi hampir semua orang. Ada berbagai penyebab nyeri lutut , misalya terkait perubahan cuaca, karena faktor radang, karena faktor mekanis. Jika Anda sering merasakan nyeri pada lutut terutama saat malam hari, bisa jadi itu disebabkan karena cuaca yang dingin. Biasanya keram akan hilang dengan sendirinya, dan berlangsung cenderung singkat.

Kadang kala lutut anda bisa terasa sangat nyeri  dan sering kali kondisi ini disebabkan oleh adanya arthtritis. Berikut adalah beberapa contoh arthritis yang sering dihadapi di klinis

1.Osteoarthritis

Dengan bertambahnya usia atau penggunaan yang berlebihan, lutut menjadi kurang fleksibel, kaku dan terasa nyeri. Rasa sakit ini bisa memburuk saat Anda menumpukan beban pada lutut. Osteoarthritis juga dapat menyebabkan pembengkakan yang dipenuhi cairan di bagian belakang lutut, yang terasa sangat menyakitkan.

OSTEOARTHIS

2.Rheumatoid arthritis

Rheumatoid arthritis terjadi ketika sistem kekebalan tubuh menyerang jaringannya sendiri , yang sering juga dikenal sebagai suatu kondisi autoimun. Kondisi ini bisa terjadi pada setiap sendi tubuh dan  persendian yang terkena biasanya lebih dari 1 sendi. Sendi yang terkena akan terasa sangat nyeri dan timbul  kemerahan. Nyeri akan  terasa berat saat bangun tidur dan saat siang biasanya nyeri  akan berkurang. Skrining yang bisa membantu menegakkan diagnosis adalah dengan pemeriksaan laboratorium seperti rematic factor dan anti ccp

Sering kali pasien menyangka nyeri lutut ini adalah akibat asam urat . Yang perlu dipahami adalah penyakit asam urat/artritis gout jarang menyebabkan rasa nyeri pada lutut. Biasanya asam urat terasa nyeri pada jempol kaki, terasa bengkak, kemerahan. Selain itu, biasanya artritis gout disebabkan karena kadar asam urat yang tinggi dalam jangka waktu yang lama.

Rheumatoid arthritis

3.Arthritis akibat infeksi

Ini terjadi saat lutut Anda terinfeksi. Gejala yang bisa dirasakan yaitu lutut akan membengkak  kemudian terasa panas dan nyeri bahkan saat diraba. Anda mungkin harus menguras cairan yang menumpuk dalam lutut sebelum meminum antibiotik. Dalam beberapa kasus, operasi diperlukan.

Arthritis akibat infeksi

 

Dr Megaputera SpOT

Hp/WA 08113322199

www.surabayakneecentre.com

More