All posts by admin

Kesemutan

Sensasi kesemutan di tangan atau kaki dan di kedua sisi tangan atau kaki adalahsuatu kondisi yang umum terjadi dan merupakan gejala yang mengganggu. Kesemutan ini dapat menghilang dengan cepat atau bahkan bersifat menetap.

Sebagai contohnya kesemutan ini bisa timbul akibat adanya penekanan di saraf saat lengan anda berada di bawah kepala saat anda tidur atau  bisa juga akibat kaki yang menyilang teralu lama.

Pada sebagian kasus, kesemutan di kaki  maupun tangan bisa berlangsung sangat berat, episodik maupun kronis, Dapat juga keluhan ini disertai oleh gejala lain seperti nyeri, kesemutan dan mengecilnya otot. Dalam kondisi seperti di atas, kesemutan mungkin merupakan tanda dari kerusakan saraf, yang bisa timbul dari berbagai trauma baik yang traumatik secara langsung ataupun trauma yang repetitif, adanya infeksi bakteri, virus , penyakit sistemik seperti diabetes ataupun  karena racun.

Kerusakan saraf  ini dikenal dengan sebutan neuropathy perifer karena kondisi ini mempengaruhi saraf yang sangat jauh dari otak dan traktus spinalis, terutama menyerang tangan dan  kaki. Ada lebih dari 11 tipe  neuropati perifer.  Dengan berlangsungnya waktu, neuropati perifer bisa memburuk  mengakibatkan berkurangnya mobilitas dan mengakibatkan kecacatan.

Sangatlah penting untuk mencari penyebab apabila ada rasa kesemutan yang menetap pada tangan atau kaki anda. Semakin dini penyebab dari kesemutan anda bisa diidentifikasi dan dikontrol, semakin sedikit kemungkinan adanya konsekuesi jangka panjang yang terjadi

Penyebab dari kesemutan di Tangan dan Kaki

Diabetes adalah salah satu  penyebab paling umum dari neuropati perifer dengan insidens sebesar 30 %. Pada neuropati diabetik kesemutan awalnya timbul di bagian kaki dan kemudian naik ke kaki lebih atas. Lalu biasanya disusul oleh kesemutan dan gejala lain yang mempengaruhi kedua tangan dan naik terus ke lengan atas. Sekitar 3 per 3 pasien dengan diabetes memiliki gangguan kerusakan akibat diabetes yang ringan sampai berarti. 30 %  penyebab lainnya tidak diketahui sedangkan 40 % sisanya memiliki berbagai penyebab seperti suatu sindroma penjepitan syaraf seperti sindroma akrpal tunel, palsi dari syaraf radialis, penyakit sistemik seperti diabetes, sakit liver, gangguan hormonal seperti hipotiroid dan penekanan oleh tumor.

Beberapa penyebab yang juga bisa ditemui adalah akibat kekurangan vitamin seperti vitamin  E, B1, B6, B12

More

Sindroma Karpal Tunel

 

Sindroma carpal tunnel adalah adanya rasa kesemutan, mati rasa, kelemahan dan problem lain di tangan anda yang terjadi karena adanya penekanan pada saraf medianus di pergelangan tangan anda. Saraf medianus dan beberapa tendon (jaringan ikat) berjalan dari lengan anda menuju ke tangan anda melalui suatu ruangan di pergelangan yang disebut sebagai carpal tunnel. Saraf medianus akan mengontrol gerakan dan mengontrol sensasi raba di ibu jari dan 3 jari pertama anda (tidak termasuk jari kelingking) .

Tekanan pada  saraf  medianus akan menyebabkan suatu sindroma carpal tunnel. Sindroma ini akan timbul akibat adanya penekanan atau adanya pembengkakan yang bisa menyebabkan carpal tunnel mengalami penyempitan.

 

Pembengkakan ini dapat disebabkan karena berbagai penyebab antara lain

  • Penyakit seperti hipotiroid, diabetes
  • Pergerakan dari tangan yang sama dan dilakukan berulang-ulang terutama jika tangan anda berada pada posisi yang lebih rendah daripada pergelangan tangan anda .
  • Kehamilan

 

Sindroma Carpal tunnel  bisa menyebabkan rasa kesemutan, kekakuan, kelemahan atau adanya nyeri baik di jemari atau di tangan. Beberapa orang mungkin mengalami nyeri yang dirasakan pada lengan diantara tangan dan sendi.

Gejala kebanyakan timbul di ibu jari, jari telunjuk, jari tengah dan separuh dari jari manis.  Bila anda memiliki masalah dengan jari jemari anda tetapi jari kelingking anda tidak terkena, maka ini adalah tanda bahwa anda menderita sindroma carpal tunnel. Nyeri biasanya dirasakan saat malam hari dan akan membaik dengan cara menggerakkan atau mengibaskan tangan anda.

Dokter anda akan menanyakan apakah ada masalah kesehatan seperti riwayat hipotiroid atau adanya arthtritis,  diabetes atau kehamilan. Ada tidaknya riwayat trauma pada pergelangan tangan, leher atau di tangan anda juga akan ditanyakan.  Demikian pula dengan segala aktivitas yang bisa menyebabkan trauma pada saraf medianus anda juga akan ditanyakan oleh dokter anda.

 

Gejala yang ringan bisa diterapi dengan perawatan di rumah .  Anda dapat melakukan hal berikut :

  • Menghentikan segala aktivitas yang bisa menyebabkan kesemutan dan rasa nyeri. Istirahatkan pergelangan tangan anda diantara aktivitas yang anda lakukan.
  • Berikan es di pergelangan tangan selaam 10 hingga 1 5menit  1 sampai 2 kali tiap jamnya
  • Coba menggunakan obat seperti NSAID untuk mengurangi nyeri dan mengurangi pembengkakan
  • Gunakan splinting ( pelinndung tangan ) pada saat malam untuk mengurangi penekanan pada saraf medianus anda. .

 

Terapi sedini mungkin sangat diperlukan untuk mencegah adanya kerusakan permanen pada saraf anda.

 

Tindakan bedah adalah pilihan akan tetapi akan tetapi biasanya dipertimbangkan apabila terapi konservatif tidak memberi hasil

 

More

Fasciitis Plantaris

Fasciitis Plantaris adalah suatu penyakit akibat radang pada jaringan lunak yang terdapat di bawah tulang-tulang kaki di daerah telapak kaki. Radang ini dapat terjadi akibat adanya iritasi kronis dan dalam jangka waktu lama terhadap jaringan telapak kaki tersebut, biasanya dirasakan pada waktu berdiri.

 

 

Faktor-faktor yang dapat memicu terjadinya Fasciitis Plantaris adalah sebagai berikut: 

  • Pergerakkan kaki yang cepat dan berlebihan (banyak berjalan, berlari, jalan tergesa-gesa).
  • Sepatu yang tidak cocok dan tidak nyaman digunakan.
  • Berat badan yang berlebihan.
  • Kelainan pada telapak kaki seperti terjadinya perkapuran pada tulang tumit atau telapak kaki yang rata/ flat foot (dimana tidak terdapatnya lekukan pada bagian sebelah dalam telapak kaki).

Untuk memastikan adanya perkapuran pada tulang tumit dapat dilakukan foto rontgen pada kaki, akan tampak ‘calcaneus spur’.

 

Penatalaksanaan Fasciitis Plantaris adalah:

  1. Hilangkan faktor-faktor penyebab:

 

  • Jika berat badan berlebih, berusaha melakukan diet yang baik dan seimbang disertai olahraga secara teratur.
  • Hilangi kebiasaan jalan dengan tergesa-gesa, berjalanlah dengan santai, rileks dan dengan langkah yang seimbang.
  • Saat hendak membeli sepatu atau sandal biasakan selalu dicoba terlebih dahulu agar sepatu/ sandal tersebut terasa nyaman dan enak saat dipakai.

 

  1. Pengobatan Non-Invasif
  • Untuk mengurangi proses radang dan nyeri dapat diberikan diatermi berupa SWD ataupun USD pada telapak kaki tersebut.

 

  1. Sepatu koreksi :
  • Pemberian ‘Heel Cup’ pada daerah tumit untuk kasus perkapuran pada tulang tumit.
  • Pemberian ‘Medial Weidge’ untuk kasus kaki rata/ flat foot.

 

  1. Nasehat :
  • Kontras Bath (dengan merendam kaki pada air hangat dan dingin secara bergantian) dapat mengurangi nyeri pada telapak kaki jika dilakukan secara rutin dan teratur.
  • Biasakan tidak telanjang kaki dan selalu memakai sandal dengan sol/ alas yang lunak atau berbahan karet lembut.
  • Saat bangun tidur pagi biasakan mengosok-gosokkan kedua telapak kaki sehingga terasa hangat terlebih dahulu baru kemudian menginjakkan kaki ke lantai.
  • Jika berjalan jauh diusahakan agar beristirahat sejenak, jangan dipaksakan untuk berjalan terus jika kaki sudah letih dan timbul rasa sakit.
More

Trauma MCL

Medial Collateral Ligament (MCL) Injury

 

Apa itu MCL injury

MCL injury adalah adanya trauma atau timbulnya robekan pada ligamen colateral bagian medial. MCL adalah ligamen atau jaringan ikat yang berada didalam lutut anda. Ligamen ini berfungsi untuk menghubungkan tulang paha anda dengan tulang di bagian bawah. MCL ini memungkinkan anda untuk menekuk kaki.

Trauma pada MCL bisa timbul dengan aktivitas yang termasuk menekuk kaki, memuntirnya kaki dan perubahan  arah kaki dengan mendadak. Sebagai contohnya MCLdapat mengalami trauma pada saat ada pertandingan sepak bola bila bagian luar dari lutut terkena trauma. Tipe dari trauma ini juga bisa terjadi pada saat pertandingan ski dan segala jenis olah raga dengan pergerakan yang banyak membutuhkan gerakan melompat .

 

Apa saja gejalanya ?

Anda dapat merasakan kaki membengkak, nyeri dan terasa hangat saat dipegang. Beberapa jam setelah ada trauma pada kaki, nyeri pada kaki anda bisa semakin meningkat dan akan menjadi lebih sukar untuk menggerakkan kaki.

 

Bagaimanakah diagnosis dari MCL injury?

Dokter akan mendiagnosis anda berdasarkan pemeriksaan fisik juga menganamnesis mengenai tipe aktivitas atau olah raga yang anda lakukan.Segala arah gerak kaki anda, adanya pembengkakan dan adanya keradangan juga akan didiagnosis. Beberapa pemeriksaan yang akan diusulkan termasuk diantaranya adalah X ray dan MRI

 

Apakah terapi untuk MCL injuries ?

Kebanyakan dari MCL injuries bisa diterapi di rumah dengan rest, ice, and anti-inflammatory  (istirahat – pemberian es dan anti inflamasi). Anda juga mungkin akan menggunakan kruk dan menggunakan alat bantu yang akan melindungi pergerakan kaki anda.  Aktivitas anda akan dikurangi selama beberapa minggu  akan tetapi melakukan gerakan yang ringan masih diperbolehkan

Pada kasus robekan yang berat dari ligamen MCL biasanya akan dibutuhkan tindakan bedah. Akan tetapi biasanya ini tidak dilakukan kecuali bila ada bagian dari lutut anda yang juga mengalami kerusakan, misalnya adanya kerusakan pada ligamen  krusiata  anterior ( ACL ) atau pada meniskus

 

Apakah pilihan terapi untuk MCL  injuries?

Terapi akan tergantung pada  seberapa tingkat kerusakan yang terjadi

  • Trauma ringan atau derajat 1  : biasanya akan membaik dalam 1 hingga 3 minggu  dan hanya membutuhkan terapi di rumah  dengan penggunaan kruk untuk waktu singkat
  • Trauma sedang atau  derajat 2:  biasanya akan membaik dalam waktu 1 bulan. Anda mungkin akan membutuhkan penggunaan pelindung kaki serta membatasi beban yang dapat ditanggung oleh kaki anda.
  • Trauma berat atau derajat 3: biasanya membutuhkan penggunaan pelindung kaki selama beberapa bulan
  • Kami juga akan melihat apakah anda membutuhkan terapi fisik untuk meningkatkan range of motion dan menguatkan otot kuadriseps maupun otot hamstring anda.

 

Apakah yang bisa saya lakukan di rumah ?

  • Berikan es  atau kompres dengan dingin lutut anda selama 10 hingga 20 menit per kali . Coba untuk melakukan hal ini selama 10 sampai 20 menit per waktu,  setiap 1 hingga 2  jam dalam 3 hari pertama sampai bengkak di kaki anda berkurang. Letakkan kain tipis diantara es dan kulit anda
  • Gunakan kruk atau pelindung kaki jika dibutuhkan .
  • Sangga atau berikan bantalan dibawah kaki anda pada saat pemberian es atau pada waktu kapanpun saat anda duduk atau berbaring. Lakukan hal ini minimal pda 3 hari pertama setelah trauma pada kaki anda. Usahakan kaki anda berada pada posisi yang lebih tinggi daripada jantung anda. Hal ini akan membantu mengurangi pembengkakan pada kaki anda
  • Gunakan dan konsumsi anti radang seperti yang disarankan oleh dokter
  • Lakukan latihan serta fisioterapi di rumah seperti yang disarankan oleh dokter
More

Robekan ACL

Robekan ACL

Ligamen Anterior krusiata ( dikenal juga sebagai ACL ) adalah salah satu dari ligamen yang menyokong sendi lutut.  Robekan ACL biasanya terjadi jika  tulang pada kaki terpuntir pada arah yang berlawanan karena trauma langsung dibawah lutut.

Sebanyak 1 setiap 3000 individu akan mengalami trauma ACL setiap tahunnya. Robekan ACL sering terjadi  pada atlet yang bertabrakan  dengan  atlet lain. Atlit wanita berpeluang 5 kali lipat menderita robekan ACL  dibanding dengan atlit pria.

 

Gejala Trauma ACL

Bila ACL anda  mengalami robekan, biasanya akan terdengar bunyi “pop” dan anda akan merasakan

Seperti sendi lutut anda terlepas

Diagnostik Trauma ACL

 

Pemeriksaan fisik pada lutut

Area lutut tampak bengkak kebiruan dan ada deformitas. Kadang bisa ditemukan efusi (adanya cairan). Dokter anda akan melakukan berbagai manuver untuk melakukan pemeriksaan seperti  Lachmann test, the pivot-shift test, dan the anterior drawer test. Sisi lutut anda yang tidak terpengaruh akan dgunakan sebagai perbandingan

Pemeriksaan Penunjang

X-rays  dari lutut akan dilakukan untuk menyingkirkan penyebab lain seperti   tibial plateau atau  tibial spine fracture.  Pada ACL injuries biasanya gambaran foto polos akan normal. Magnetic resonance imaging  juga menjadi pilihan untuk melihat ligamen yang cidera.


Terapi Trauma Penunjang

Terapi non surgikal (tanpa tindakan bedah)  diperuntukkan pasien yang tidak melakukan aktivitas berlebih, seperti lari atau  melompat.Tindakan bedah mungkin tidak diperlukan pada individu aktif yang tidak  menderita instabilitas lutut. Pada kondisi seperti ini obat-obatan anti radang ibuprofen dan tramadol dapat digunakan untuk meredakan nyeri. Demikian pula obat seperti kodein dan hidrokodone.

Sedangkan jika robekan ACL terjadi pada  atlet dan pada dewasa yang aktif harus dilakukan rekonstruksi secara tindakan bedah. ACL ligamen dapat direkonstruksi dengan menggunakan bedah secara artroskopi.

 

 

More

Operasi ACL untuk Trauma ACL

Pelaksanaan operasi aclOperasi ACL – Anterior Cruciate ligament  (ACL) adalah jaringan pada sendi lutut yang menghubungkan tungkai bawah kita dengan tulang paha. Ligamen ini seperti jaringan ikat yang mencegah terjadinya pergeseran dari tulang kita saat kita beraktivitas. Ligamen ini sangat kuat dan berada di bagian tengah sendi lutut serta menyilang di bagian depan. Fungsi ligamen ini adalah untuk menstabilkan sendi  lutut pada gerakan depan dan belakang serta gerakan berputar ( rotasi). ACL  sering mengalami cedera pada olah raga lari, lompatan dengan gerakan berputar, gerak memutar dengan tiba tiba seperti pada sepak bola, volley, basket, saat kecelakaan lalu lintas. Penyebab lainnya adalah karena melompat dengan lutut yang lurus secara berlebihan. Kejadian trauma pada acl akan mengantarkan pada operasi ACL.

Cedera pada CL ini sering terjadi pada usia 15 hingga 25 tahun dan terutama pada mereka yang aktif berolahraga. Pria terkena lebih sering dibandingkan wanita.

Mengetahui Gejala kerusakan ACL untuk Mencegah Operasi ACL

Pada saat cedera biasanya anda akan mendengar suara seperti ada bagian yang patah di dalam sendi. Anda akan merasa tiba-tiba  ‘kehilangan tenaga’ dan langsung  terjatuh.Setelah beberapa waktu, kadang anda dapat berjalan kembali tetapi  dengan terpincang pincang. Sendi lutut   anda juga akan sulit digerakkan karena nyeri yang disertai dengan  bengkak pada lutut

Namun sering, setelah cedera 1-2 hari,  anda akan dapat berjalan seperti biasa. Keadaan ini bukan berarti ACL anda  sudah sembuh. Biasanya selang beberapa waktu, anda akan merasakan lutut anda mudah goyah, disertai adanya nyeri dan rasa tidak stabil pada lutut. Dengan cedera ACL akan sulit bagi anda untuk  melakukan aktifitas yang bersifat high-impact sports, seperti main bola, futsal, basket atau badminton.

Adanya kerusakan ACL ditegakkan berdasarkan :

  1. Pemeriksaan dokter bedah orthopaedi
    Pemeriksaan penunjang Pemeriksaan penunjang yang dilakukan yaitu pemeriksaan X ray, MRI
  2. Pemeriksaan fisik.
    Dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan seperti  lachman test, anterior drawer sign, dan pivot test

Tindakan pertama pada saat cedera

Tujuan utama pengobatan adalah untuk mengurangi nyeri dan bengkak yang terjadi. Yang bisa dilakukan saat awal adalah dengan tindakan RICE

  1. Rest : Lutut diistirahatkan dengan tidak digunakan terlebih dahulu sampai bengkak menghilang
  2. Ice: Kompres dengan es atau air dingin
  3. Compression: Dibalut dengan compression bandage
  4. Elevation: Berbaring dengan tungkai ditinggikan untuk mengurangi bengka

Tindakan operatif

Pada beberapa kasus, trauma ACL harus dilakukan operasi dengan tindakan artroskopi.Kerusakan ACL dapat diperbaiki dengan menggantinya dengan menggunakan tendon yang berasal dari bagian tubuh lain (autograft). Dibandingkan operasi konvensional, tindakan  artroskopi memiliki lebih banyak keuntungan karena:

1.Dapat melihat dengan jelas bagian dalam lutut

2.Hanya diperlukan sayatan kecil sehingga tidak menimbulkan nyeri yang berat

3. Setelah operasi, pasien dapat segera ambulatoir

4. Bisa dilakukan one day care surgery

5. Pada saat yang sama dapat melihat dan menanggulangi kerusakan struktur lain lutut yang cedera

6. Risiko lebih rendah

7. Rehabilitasi lebih cepat

Persiapan Operasi

  • Tergantung usia, persiapan operasi meliputi pemeriksaan darah, urine rutin, thorax photo dan EKG
  • Program rehabilitasi post operasi dan persiapan brace (alat bantu) didiskusikan sbelum operasi dilakukan
  • Anastesi biasanya dilakukan dengan spinal anastesi  (regional anastesi) berupa suntikan anastesi di tulang belakang.

Recovery setelah penyembuhan ACL

Pada umumnya anda akan menjalankan rawat inap  semalam di rumah sakit dan anda akan  langsung dapat  berjalan dengan menggunakan tongkat. Setelah 2 minggu, penggunaan tongkat biasanya dihentikan sedangkan penggunaan brace dapat diteruskan hingga 2-3 bulan.  Anda dapat berjalan dengan cepat dan naik maupun turun tangga setelah  3 bulan.  Aktivitas olah raga ringan seperti Jogging dapat mulai dilakukan setelah 4 bulan dan olah raga seperti volley serta  sepak bola dapat dilakukan setelah 6 bulan.

 

operasi acl pada trauma aclKomplikasi pasca operasi

Komplikasi yang dapat timbul  setelah operas antara lain adanya risiko infeksi, kekakuan pasca operasi, nyeri pasca operasi. Akan tetapi jarang didapatkan komplikasi yang bersifat  fatal

More

Tendonitis

Olah raga yang melibatkan berlari, melompat, dan menendang dapat  menyebabkan nyeri di bagian depan lutut.

Dewasa muda, remaja  maupun anak anak bisa dapat merasakan keluhan ini selama masa pertumbuhan tulang. Pertumbuhan tulang timbul lebih cepat daripada pertumbuhan jaringan lunak dan bersamaan dengan kekakuan  dari jaringan pengikat (tendon) di depan sendi lutut, bisa menyebabkan suatu tendonitis.

TendoOLYMPUS DIGITAL CAMERAn di depan lutut anda disebut sebagai tendon patellar. Tendon ini menghubungkan otot kuadriseps dengan tulang kering (tibia). Tendon ini bisa dibagi menjadi dua bagian yaitu tendon quadriceps dan tendon patellar. Tendon quadriceps berada diatas patella (tempurung lutut) dan tendon patellar berada di bawah tempurung. Pada saat otot quadriceps bergerak (berkontraksi) otot ini akan menarik tendon ( jaringan ) ikat sehingga  lutut posisinya menjadi lurus.  Otot kuadriseps ini berperanan dalam banyak aktivitas  termasuk berjongkok, memanjat, naik dan turun tangga, menendang, berlari dan melompat.

 

 

 

Osgood Schlatter

Osgood Schlatter  timbul di bagian bawah dari tendon yang berikatan dengan tulang kering. Kontraksi dari otot kuadriseps akan menarik tendon dan tulang dimana tendon berikatan. Adanya stress yang atau trauma berulang dapat mengakibatkan benjolan di depan tulang kering lutut.

 

Sinding Larson Johansson

Sinding Larson Johansson menyerupai  Osgood Schlatter tetapi penyakit ini timbul pada lokasi yang berbeda, yaitu dibawah tempurung lutut (patella). Benjolan bisa ditemukan dibawah tempurung lutut

 

Patellar tendonitis

Tendonitis patellar adalah saat tendon mengalami iritasi. Kondisi ini sedikit berbeda dengan kedua kondisi di atas karena tidak terjadi di dekat perlekatan dari tendon terhadap tulang.

Kondisi ini memiliki gejala yang serupa yaitu :

  • Nyeri di depat lutut dengan berlari, melompat,  berjongkok, naik dan turun tangga
  • Nyeri saat fleksi penuh 9 menekuk ) otot secara penuh
  • Nyeri di kedua lutut
  • Dapat timbul adanya benjolan di area yang nyeri
  • Nyeri saat awal memulai aktivitas dan kembalinya nyeri pada saat aktivitas dihentikan

Evaluasi oleh dokter kami  dr Megaputera, dr SPOT akan membantu anda untuk menyingkirkan penyebab.

 

Terapi

Rehabilitasi akan meningkatkan fleksibilitas dari otot di sekitar lutut anda. Kadang kala dibutuhkan tindakan bedah untuk menghilangkan kerusakan dari tendon. Rehabilitasi dibutuhkan agar anda dapat kembali ke aktivitas normal setelah tindakan bedah.  Rehabilitasi bertujuan untuk mengembalikan kekuatan otot secara penuh dan simetris.

 

 

 

More

Gangguan Patellofemoral

Patellofemoral (knee cap joint) dibuat dari dua tulang yaitu tulang tempurung lutut (patellar) dan tulang paha  (femur).

Saat lutut menekuk maka patella akan meluncur di dalam bagian dari femur.  Beberapa orang memiliki perbedaan dalam cara dari tempurung lutut dan tulang paha yang bekerja bersamaan. Akibatnya variasi ini bisa mengakibatkan masalah pada persendian patellofemoral.

Contoh beberapa masalah pada persendian patellofemoral adalah

  • Chondromalacia
  • Malalignment dari Patellar
  • Patellar Subluxation/Dislocation

 

A. Chondromalacia Patellae

Bagian bawah dari patella dilapisi dengan tulang rawan. Tulang rawan ini memungkinkan patella untuk bergerak dengan halus saat ada prgerakan dari lutut. Chondromalacia adalah kondisi dimana tulang mengalami kerusakan.  Nyeri yang dirasakan bisa berada disepanjang sisi patella atau dirasakan dibagian dalam dari lutut. Lutut yang berbunyi adalah salah satu tanda dari chondromalacia.

 

Terapi dari chondromalacia

Terapi dari chondromalacia adalah dengan memfokuskan agar rentang pergerakan yang penuh bisa dicapai. Pada pasien chondromalacia akan dilakukan rehabilitasi. Selain pada beberapa kasus mungkin dibutuhkan tindakan artroskopi lutut.

 

B. Patellar  Malalignment

 

Patellar malalignment timbul jika tulang lutut  tidak  berinteraksi dengan   tulang paha  sebagaimana seharusnya. Tulang lutut  bisa berada pada posisi terlalu tinggi atau terlalu jauh di bagian luar sisi lutut. Nyeri biasanya dirasakan  setelah duduk lama atau nyeri saat naik dan turun tangga . Malalignment  ini bisa terjadi secara kongenital atau sebagai hasil dari trauma

 

Terapi dari  Malalignment Patellar

Terapi dari malalignment patellar adalah dengan tindakan operasi. Jenis operasi tergantung dari hasil evaluasi individual setelah evaluasi dari dokter kami

 

Dislokasi patellar atau subluksasi

Beberapa orang akan mengalami episode dimana patella akan mengalami dislokasi atau perpindahan posisi dimana tulang lutut tergelincir pada satu sisi. Trauma ini biasanya diikuti dengan adanya rasa nyeri, kekakuan dan bengkak

 

Terapi dari dislokasi patellar atau subluksasi

Pada awalnya terapi akan difokuskan dengan tujuan agar bengkak di kaki anda bisa berkurang dan anda bisa berjalan kembali. Setelah itu terapi akan difokuskan untuk menguatkan oto. Kadang kala dibutuhkan tindakan bedah akan tetapi ini akan tergantung pada hasil evaluasi dan pemeriksaan anda

 

More

Avulsi Tibial Spine

Avulsi tibial spine adalah trauma pada area dimana ligamen  anterior cruciate ligament (ACL) menempel pada  tibia (shin bone).

Pada avulsi tibial spine, area dari tulang yang berikatan dengan ACL tercabut dari  tulang tibia. Avulsi tibial spine ini timbul pada 2 kelompok yaitu preadolesen  (usia 9-14) dan dewasa

 

Gejala yang umum ditemui

  • Kekakuan termasuk ketidak mampuan untuk secara penuh meluruskan kaki
  • Bengkak
  • Nyeri di persendian
  • Susah berjalan

Terapi

Managemen dari avulsi tibia ini adalah dengan tindakan operasi, dengan cara melekatkan kembali bagian tulang yang terlepas. Pada kondisi tertentu, bagian dari tulang yang terlepas perlu dibuang dengan melakukan artroskopi

 

More

Cedera pada bahu

assets

Merupakan salah satu cedera yang paling sering dialami pada saat berolahraga, selain lutut dan pergelangan kaki.  Meskipun cedera pada sendi bahu merupakan hal yang umum, namun sebaiknya Anda tidak meremehkannya. Nyeri yang berkepanjangan malah akan membuat fungsi tubuh Anda terganggu. Untuk itu, ketika Anda mengalami cedera pada sendi bahu Anda, segera atasi secara tepat.

Sendi bahu merupakan bagian yang sangat tidak stabil. Pada  sendi bahu, tendon yang sangat berperan adalah rotator cuff dan biceps. Beberapa cedera sendi bahu yang paling sering terjadi, antara lain subacromial bursitis, supraspinatus tendinitis, long head biceps tendinitis, rotator cuff tendonitis hingga sobekan rotator cuff (rotator cuff tear). Gejala dan tanda klinis yang dialami bervariasi, mulai dari ringan sampai berat. Cedera tersebut dapat mengakibatkan nyeri sendi yang sangat pada saat bergerak maupun istirahat. Di antara beberapa jenis cedera tersebut, kali ini kita akan membahas salah satunya, yaitu shoulder tendonisitis atau rotator cuff tendonitis.

Tendonitis bahu (atau rotator cuff tendonitis) adalah salah satu kondisi paling umum terjadi pada persendian bahu (rotator cuff). Penting untuk diketahui bahwa shoulder tendonitis hanya bagian dari masalah dan mengarah ke shoulder bursitis. Faktor umum penyebab rotator cuff tendonitis adalah olahraga. Tetapi terkadang gangguan ini juga bisa terjadi pada orang-orang di atas usia 40 tahun.Rotator cuff tendonitis juga dikenal sebagai Swimmer’s shoulder, Pitcher’s shoulder, Shoulder impingement syndrome, Tennis shoulder atau Shoulder Bursitis.

Rotator cuff tendonitis adalah suatu peradangan (iritasi dan pembengkakan) pada tendon bahu. Biasanya efek pelemahan pada bahu hanya terasa ringan sampai sedang.

Secara umum, pemulihan cedera pada sendi bahu memerlukan waktu. Untuk mempercepat waktu pemulihan agar Anda dapat berlatih kembali, gunakan formula RICE (Rest atau istirahat; Ice atau kompres dengan es; Compression atau beri tekanan dengan menggunakan membalutnya dengan perban khusus; dan Elevation atau tinggikan bagian yang mengalami cedera). Penyembuhan jaringan lunak, seperti bahu, seringkali membutuhkan waktu antara 4 hingga 6 minggu.

Sedangkan perawatan untuk cedera rotator cuff dapat meliputi: istirahat, pengobatan anti peradangan, latihan kekuatan, terapi ultrasound, injeksi corticosteroid atau operasi (untuk cedera berat). Ada beberapa jenis latihan tertentu untuk membantu Anda memperkuat otot-otot di bahu Anda (terutama otot-otot rotator cuff, bagian yang membantu dalam gerakan bahu melingkar). Latihan-latihan ini tidak menyebabkan rasa sakit. Jika terasa sakit saat latihan, hentikan, periksakan ke dokter Anda, kemudian mulai kembali berlatih dengan beban yang lebih ringan.

 

 

 

More