All posts by admin

Diabetes dan Indeks Glikemik makanan

Diabetes dan Indeks Glikemik makanan

Wanita berbelanjaKadar gula darah  dipengaruhi oleh dua faktor, yaitu: JUMLAH dan JENIS karbohidrat yang dikonsumsi.

Semakin  banyak dan besar porsi karbohidrat yang anda konsumsi, maka kadar gula darah anda akan semakin membumbung tinggi

Tidak hanya itu saja, jenis karbohidrat yang anda konsumsi pun memiliki peran penting dalam meningkatkan kadar gula. Pilihlah makanan dengan indeks glikemik yang rendah karena indeks glikemik yang tinggi akan sangat meningkatkan kadar gula darah

Jadi buat anda yang menderita diabetes, batasi JUMLAH dan pilihlah JENIS makanan yang ada makan. Yuk kita intip bersama, makanan apa saja yang memiliki indeks glikemik rendah

 

Jenis makanan Nama Indeks Glikemik Takaran Saji
(gram)
Beban Glikemik
BAKERY Tortila gandum 30 50 8
Sponge cake 46 63 17
Cake pisang dengan gula 47 60 14
Tortila jagung 52 50 12
Cake pisang tanpa gula 55 60 12
Roti hamburger 61 30 9
Pita bread 68 30 10
Roti putih 71 30 10
Roti gandum utuh (whole wheat) 71 30 9
Bagel putih 72 70 25
Baguette putih 95 30 15
SEREAL Nasi merah 50 150 14
Oatmeal 55 250 13
Jagung rebus 60 150 20
Muesli 66 30 16
Oatmeal instan 83 250 30
Nasi putih 89 150 43
Cornflakes™ 93 30 23
MINUMAN Jus apel tanpa pemanis 44 250 ml 30
Jus jeruk tanpa pemanis 50 250 ml 12
Soft drink 68 250 ml 23
Dairy Product Susu skim 32 250 ml 4
Yoghurt rendah lemak dengan buah 33 200 11
Susu penuh lemak 41 250 ml 5
Es Krim 57 50 6
BUAH BUAHAN Jeruk Bali 25 120 3
Pear 38 120 4
Apel 39 120 6
Jeruk 40 120 4
Peach kalengan 40 120 5
Peach 42 120 5
Pear kalengan 43 120 5
Anggur 59 120 11
Pisang 62 120 16
Kismis 64 60 28
Semangka 72 120 4
KACANG KACANGAN Kacang tanah 7 50 0
Kacang kedelai 15 150 1
Kacang mede asin 27 50 3
Kacang merah 29 150 7
Kacang hitam 30 150 7
Kacang panggang 40 150 6
PASTA Fettucini 32 180 15
Makaroni 47 180 23
Spaghetti direbus 20 menit 58 180 26
MAKANAN RINGAN Keripik jagung asin 42 50 11
Keripik kentang 51 50 12
Berondong jagung tawar 55 20 6
Pretzel 83 30 16
SAYURAN Wortel 35 80 2
Green peas 51 80 4
Talas 54 150 20
Ubi 70 150 22
Mashed potato instan 87 150 17

 

Sebagai catatan: jika indeks glikemik glukosa adalah 100, maka:

  • indeks glikemik rendah adalah ≤ 55
  • indeks glikemik sedang adalah 56 -69
  • indeks glikemik tinggi adalah ≥ 70

Jika anda perhatikan, dari golongan kacang kacangan, ada dua jenis makanan yang memiliki indeks glikemik yang rendah yaitu kacang tanah dan kacang kedelai. Bagi anda yang kurang suka mengkonsumsi  kacang tanah, anda bisa menggantinya dengan kacang kedelai. Selain memiliki indeks glikemik yang rendah, kacang kedelai juga mengandung isoflavon yang baik untuk pembuluh darah. Penelitian yang dilakukan oleh Atkins pada 2012 pada 32 orang wanita post menopausal dengan Diabetes  yang diberikan soy protein 30 g perhari dan  isoflavones 132 mg/ hari dibandingkan dengan hanya pemberian selulosa, ternyata angka kejadian kardiovaskuler jauh menurun pada kelompok yang mengkonsumsi kedelai ( Soy Protein )

Jadi tunggu apalagi ? Mulailah mengkonsumsi kedelai mulai sekarang J

More

Diabetes dan Hamil

HAMIL DENGAN DIABETES

 Wanita hamilDiabetes dalam kehamilan jarang disadari oleh ibu hamil  Pada umumnya sebagai wanita hamil, ini adalah saat buat kita untuk “balas dendam “ dengan mengkonsumsi semua makanan yang ada.

Yang kebanyakan wanita tidak sadari, kebiasaan makan dengan porsi berlebih semasa hamil, akan memicu timbulnya diabetes.  Akibatnya, anda suatu saat nanti hamil anda akan terancam untuk menderita diabetes menetap ataupun adanya komplikasi saat kehamilan.

Jika anda menderita diabetes selama hamil, maka bayi anda akan lahir dengan ukuran tubuh yang besar, yang akan mengakibatkan proses kelahiran yang awalnya bisa secara alami menjadi terhambat dan akan dilakukan tindakan operasi

Selain itu  mudah terjadi kematian janin dalam kandungan , janin tidak bertumbuh bahkan bisa terjadi pre eklamsia ( naiknya tekanan darah selama kehamilan)  yang bisa membahayakan nyawa ibu hamil

Ada dua macam diabetes terkait kehamilan

  1. DM sebelum kehamilan ( pragestasional diabetes )
  2. DM selama kehamilan (gestasional diabetes ), terjadi pada seorang wanita yang sebelumnya tanpa kehamilan kemudian terjadi diabetes selama hamil

Bagaimanapun nama dari diabetes ini, keduanya tetap memiliki risiko seperti kondisi di atas.

Diabetes gestational patut dicurigai pada  seorang wanita yang memiliki tubuh gemuk, riwayat keluarga dengan diabetes, riwayat melahirkan bayi > 4 kg, riwayat bayi lahir mati, dan riwayat abortus berulang.

Jika anda tidak memiliki  riwayat diabetes pada keluarga dekat, berusia < 25 tahun, Berat badan normal sebelum hamil, tidak memiliki riwayat kehamilan yang buruk,  pemeriksaan ini tidak mutlak namun sebaiknya tetap dilakukan

Untuk mendeteksi kehamilan dengan diabetes, ada baiknya sebelum kehamilan anda melakukan pemeriksaan gula darah puasa ( GDP )  gula darah 2 jam sesudah makan ( 2 jam PP)  dan juga pemeriksaan TTGO (tes toleransi gula). Jika hasilnya normal, pada usia kehamilan 24 hingga 28 minggu sebaiknya diulang.

Tes toleransi glukosa oral adalah tes dimana pasien diberikan 100 g beban glukosa oral, kemudian diperiksa kadar gula darahnya dengan hasil pada pasien normal

Pemeriksaan Kadar Gula darah (mg/dl)

              Gula Darah Puasa jam 1  Normal < 95  mg/dL
Gula Darah Puasa jam 2 Normal < 180 mg/Dl
Gula Darah Puasa jam 3 Normal < 155 mg/Dl

Tabel 1. Tes Beban Glukosa Oral (American Diabetes Association, 2005)

Bila ditemukan 2 nilai abnormal maka ibu tersebut menderita diabetes melitus

Prinsip penatalaksanaan ibu hamil dengan diabetes antara lain :

1.     Diet: merupakan prinsip utama penatalaksanaan diabetes

Diet akan disesuaikan dengan berat badan ibu saat hamil. Jika berat badan ibu hamil berlebih,akan diberikan kalori dengan jumlah yang dibatasi ( 25 kcal/kgBB) . Pola makan 3 kali makan besar diselingi 3 kali makanan kecil dianjurkan dalam sehari. Pembatasan jumlah karbohidrat 40% dari jumlah makanan dalam sehari dapat menurunkan kadar glukosa darah postprandial (2 jam setelah makan)

2. Olah raga dengan menggerakkan bagian tubuh atas. Lakukan 3 hingga 5 kali seminggu sebanyak 30 menit. Jangan lupa meraba perut anda untuk mendeteksi ada tidaknya kontraksi. Jika terjadi kontraksi, olah raga dihentikan

3. Jika dengan olah raga tidak dapat menurunkan gula darah anda, anda akan diberikan suntikan insulin. Obat oral untuk wanita hamil dengan diabetes tidak disarankan

Pada penderita diabetes gestational yang tidak berat, dapat dikendalikan gula darah melalui diet saja dan tidak memiliki riwayat melahirkan bayi besar, maka ibu dapat melahirkan secara normal dalam usia kehamilan 37 – 40 minggu selama tidak ada komplikasi lain.

Wanita dengan diabetes gestasional memiliki risiko meningkat untuk mengalami diabetes tipe 2 setelah melahirkan. Kadar glukosa darah ibu harus diperiksa 6 minggu setelah melahirkan dan setiap 3 tahun ke depan.

Jika anda memiliki pertanyaan, dapat menghubungi kami dengan mengirimkan email

Salam sehat

More

Diabetes dan Gejala Dini

Diabetes dan Gejala Dini

SEKILAS MENGENAI DIABETES

diabetes checkDiabetes  adalah penyakit metabolik kronis dimana tubuh tidak bisa memetabolisme karbohidrat, lemak dan protein karena adanya hambatan dari sekresi insulin dan kerja dari insulin. Kriteria diagnosis adalah dengan pemeriksaan gula darah acak > 200 mg/Dl , Gula darah puasa 126mg/dl  atau gula darah 2 jam sesudah makan ( GD 2 JPP ) >  200mg/dl atau lebih

Diabetes akan timbul bila tubuh tidak bisa memproduksi atau menggunakan insulin, suatu hormon yang esensial dan dibuat di pankreas. Insulin membantu memindahkan gula darah dari darah dan masuk dalam tubuh anda

Bila gula darah meningkat drastis, akan terjadi kondisi yang disebut sebagai hiperglikemia. Dengan kadar gua yang tinggi ini, dapat timbul berbagai gejala dalam tubuh anda.

Gejala yang paling umum ditemukan termasuk

  1. Rasa haus yang meningkat
  2. Sering buang air kecil
  3. Berat badan menurun drastis
  4. Sering lapar
  5. Berat badan menurun
  6. Gejala lain yang bisa ditemukan yaitu  adanya iritabilitas, kesemua, matirasa, infeksi saluran kencing atau infeksi kulit berulang
  7. Luka yang sukar sembuh
More

DIABETES DAN GANGGUAN SARAF

DIABETES DAN GANGGUAN SARAF

konsultasiDiabetes seperti yang sudah dijelaskan di depan, menimbulkan komplikasi baik jangka pendek maupun jangka panjang. Salah satu komplikasi yang sering dan banyak terjadi adalah neuropati diabetikum. Neuropati diabetik adalah kondisi dimana kadar gula darah yang tinggi akan mengakibatkan kerusakan pada saraf dan menimbulkan keluhan

Pada pasien dengan diabetes, setelah sekian lama menderita diabetes, anda akan mulai merasakan rasa kesemutan, kebas, geringgingan maupun rasa baal pada kaki ataupun tangan  yang biasanya ditemukan secara simetris pada kedua tangan maupun kaki

Hal ini bisa diakibatkan karena kadar gula darah yang tinggi akan mengakibatkan terhambatnya aliran darah terutama ke pembuluh darah kecil yang memberi nutrisi pada saraf

Bila dibiarkan berlanjut, kondisi ini akan menyebabkan hilangnya sensitivitas dari saraf dan akan mengakibatkan anda tidak peka terhadap segala rasa. Akibatnya akan mudah terjadi luka pada bagian tubuh anda

Kunci utama  dalam terapi  neuropati diabetik adalah kontrol gula yang baik.  Tidak ada penyembuhan untuk neuropati diabetes akan tetapi menjaga gula darah anda tetap normal  akan mengurangi gejala dan menghambat  memburuknya gejala.

Untuk membantu mengontrol kadar gula anda, berikut hal yang perlu anda lakukan

1. Diet secara sehat, kalori akan disesuaikan dengan berat badan

2. Olah raga dan hindari alkohol

3. Stop merokok dan hindari alkohol

4. Atasi hiperkolesterol  dan atasi hipertensi

5. Dapat dicoba diberikan neurotropik atau vitamin saraf

6. Obat seperti obat penghilang rasa nyeri atau krim untuk mengurangi nyeri, Biasanya digunakan obat seperti  gabapentin dan pregabalin

7. TENS  atau stimulasi saraf elektrik, dengan cara memberikan elektrisitas secara berkala pada kulit

8.  Terapi dan kontrol gula darah dengan obat diabetes

Dan yang perlu anda ingat pula adalah, jangan lupa rutin memeriksa kondisi tangan serta kaki anda, telapak serta sela-sela jari dan kaki

More

GANGGUAN SEKSUAL PADA PRIA DENGAN DIABETES

GANGGUAN SEKSUAL PADA PRIA DENGAN DIABETES

disfungsi ereksiGangguan pada  kandung kemih dan  perubahan dalam fungsi seksual  merupakan masalah kesehatan yang umum dengan bertambahnya usia.

Namun, jika anda memiliki diabetes maka onset dari gangguan seksual ini akan bertambah cepat dan semakin meningkatkan  masalah tersebut. Gangguan baik seksual maupun gangguan urologi ( saluran kemih ) dapat terjadi karena diabetes akan menyebabkan gangguan pada pembuluh darah dan saraf.

Apa saja  masalah seksual  yang mungkin  terjadi pada pria dengan diabetes ?

1. Disfungsi Ereksi ( DE)
adalah ketidakmampuan mempertahankan  ereksi  guna melakukan  hubungan seksual. Kondisi ini dapat berupa  ketidakmampuan untuk mengalami ereksi maupun mempertahankannya. Prevalensi DE pada pria bervariasi sekitar  20- 75 % dimana pria yang mengidap diabetes memiliki kecenderungan  2-3  kali lipat  untuk terjadinya   DE dibanding pria tanpa DM. Bahkan jika anda terkena diabetes, DE  akan terjadi  10- 15 tahun lebih dini dibanding pria tanpa  DM.

Penyebab utama lain dari DE meliputi hipertensi, gangguan  ginjal, penyalahgunaan alkohol, dan penyakit pembuluh darah. DE juga dapat terjadi karena efek samping obat-obatan, faktor psikologis, merokok, dan gangguan hormonal.

Diagram EDJika anda mengalami  DE , sebaiknya anda berbicara dengan dokter yang merawat  anda.  Segala kondisi anda akan dievaluasi seperti mengenai riwayat kesehatan anda, masalah psikologis, obat-obatan yang anda gunakan, frekuensi hubungan seksual, kebiasaan merokok, minum-minum dan kebiasaan lainnya.

Dokter juga biasanya akan memeriksa kadar gula darah anda dan juga hormon anda serta akan meminta anda untuk melakukan tes di rumah untuk  memeriksa pola  ereksi yang terjadi selama tidur. Dokter juga akan mengevaluasi apakah  ada kondisi emosional tertentu yang  mungkin mempengaruhi
Pengobatan untuk DE  yang disebabkan oleh kerusakan saraf ( neuropati ) sangatlah bervariasi. Pil oral,  pompa vakum, pelet ditempatkan dalam uretra, maupun tindakan operatif  Semua metode ini memiliki kelebihan dan kelemahannya masing masing

Konseling psikologis untuk mengurangi kecemasan atau menangani masalah lainnya dapat diperlukan. Operasi untuk menanamkan perangkat untuk membantu dalam ereksi atau memperbaiki arteri biasanya digunakan sebagai pengobatan setelah semua yang lain gagal.konsultasi

2. Ejakulasi Retrograde
Merupakan suatu kondisi di mana  sebagian atau seluruh air mani seorang pria kembali masuk ke dalam kandung kemih bukannya keluar pada  ujung penis saat ejakulasi.

Retrograde ejakulasi terjadi akibat  otot dibagian dalam, yang  disebut sfingter, tidak berfungsi secara normal.

Dengan retrograde ejakulasi,  air mani akan  memasuki kandung kemih, bercampur dengan kencing  dan meninggalkan tubuh selama berkemih. Pada kondisi ini, hanya akan  diproduksi sedikit  semen sehingga akhirnya akan timbul masalah kesuburan.

Kontrol gula darah yang buruk dan adanya kerusakan saraf akan  menyebabkan retrograde ejakulasi. Penyebab lainnya adalah  terkait operasi  prostat dan penggunaan obat-obatan. Ejakulasi retrograd yang dikarenakan oleh  DM atau terkait operasi dapat dibantu dengan obat-obatan  yang memperkuat otot dari sfingter di kandung kemih.

Jika anda memiliki diabetes dan memiliki problem diatas, dapat mengkonsultasikannya kepada kami melalui email

Salam sehat

More

Diabetes dan Cara Penyuntikan Insulin

Diabetes dan Cara Penyuntikan Insulin

suntik insulinTidak semua penderita diabetes membutuhkan insulin. Pada umumnya, insulin hanya akan diberikan pada kondisi tertentu seperti untuk pasien diabetes yang sudah menggunakan obat anti diabetes  oral secara maksimal

Pada beberapa kondisi khusus tertentu ,  dibutuhkan  pemberian insulin  ( insulin dari luar ) seperti

  • Keadaan stress berat, seperti infeksi berat, pembedahan, serangan jantung, stroke.
  • Diabetes yang timbul dikala kehamilan, bila pengaturan makan saja tidak dapat mengendalikan kadar glukosa darah.
  • Keadaan ketoasidosis diabetik ( kad) dan Sindroma hiperglikemia hiperosmolar non-keotik ( KHONK)
  • Gangguan fungsi hati atau ginjal yang berat
  • Tbc paru , luka operasi, tindakan bedah
  • Kontraindikasi atau alergi terhadap Obat Hipoglikemik Oral
  • Diabetisi yang perlu untuk meningkatkan berat badannya

 

Saat ini ada dua jenis insulin yaitu insulin yang berada dalam botol dan insulin yang sudah berbentuk pen.

suntik insulin 2
Dalam penyuntikan insulin, berikut hal yang perlu anda perhatikan;

  1. Sebelum menyuntikkan insulin, kedua tangan dan daerah yang akan disuntik haruslah bersih. Jika anda akan menggunakan insulin dalam botol, bersihkan tutup botol dengan alkohol. Larutkan suspensi dengan memutar-mutarkannya pada telapak tangan.
  2. Ambil insulin dengan menusukkan jarum alat suntik dalam botol  sesuai dosis yang dianjurkan.
  3. Ketuk ketuk untuk menghilangkan gelembung udara.
  4. Khusus bila insulin sudah berbentuk pen, anda tinggal memutar ujung pen untuk menyesuaikan dengan dosis insulin yang dibutuhkan.  Genggam pen dengan 4 jari, letakkan ibu jari pada tombol dosis.
  5. Insulin akan bekerja paling cepat saat disuntikkan ke perut, yaitu di atas atau daerah samping pusar. Insulin akan masuk ke sistem tubuh sedikit lebih lama jika disuntikkan pada lengan atas. Lebih lambat lagi jika disuntikkan di kaki dan paling lambat ketika disuntikkan di bokong (pantat).
  6. Bersihkan daerah yang akan disuntik dengan alkohol. Tunggu sampai alkohol mengering.
  7. Gunakan ibu jari untuk menekan kebawah pada tombol dosis sampai berhenti (klep dosis akan kembali pada nol). Biarkan jarum di tempat selama 5-10 detik untuk membantu mencegah insulin keluar dari tempat injeksi
  8. Daerah suntikkan sebaiknya berjarak 1inchi (+ 2,5cm)  dari daerah sebelumnya
  1. Cubit bagian kulit yang akan disuntik. Segera suntikkan jarum pada sudut 90 derajat.Lepaskan cubitan.

Lakukanlah rotasi di dalam satu daerah selama satu minggu, lalu baru pindah ke daerah yang lain.

 

Penyimpanan dan pembuangan insulin
• Jika  insulin belum pernah dipakai,  sebaiknya disimpan didalam lemari es , namun bukan di freezer. Sedangkan jika insulin sudah pernah dipakai, suhu ruangan sudah cukup untuk menyimpam insulin. Akan tetapi usahakan menghindari sinar matahari langsung dan panas
Selamat mencoba J

 

More

Tips Naik Pesawat Terbang untuk Penderita Diabetes

Tips Naik Pesawat Terbang untuk Penderita Diabetes

pemeriksaan naik pesawatTips Naik Pesawat Terbang untuk Penderita Diabetes

Seorang penderita diabetes juga ingin hidup normal seperti kebanyakan orang yang tidak menderita diabetes. Seorang diabetisi  juga ingin berpergian seperti wisata jauh ke suatu tempat yang mereka dambakan dengan menggunakan pesawat terbang.

Bagi penderita diabetes yang membawa alat bantu diabetes yang ingin berpergian menggunakan pesawat terbang mungkin akan menghadapi beberapa masalah ketika mereka akan melalui tempat pengecekan keamanan penumpang seperti pemeriksaan sinar X dan detektor logam (metal detector) yang biasanya dipasang di setiap pintu masuk ke ruang check in dan ruang tunggu di setiap bandara.

Masalah di Bandara untuk Penderita Diabetes Type1:

 

Jika Anda penderita diabetes tipe1 ingin berpergian dengan pesawat terbang ada sangat besar kemungkinan Anda akan menghadapi banyak masalah ketika Anda hendak melewati tempat2 pemeriksaan keamanan penumpang seperti pintu masuk check in dan pintu masuk ke ruang tunggu di bandara.

Seperti kita ketahui bahwa penderita diabetes tipe 1 sangat tergantung pada asupan insulin. Penderita diabetes tipe 1 tidak akan memberikan respon terhadap penggunaan obat anti diabetes.  Ketergantungan terhadap asupan insulin ini akan menyebabkan penderita diabetes tipe 1 harus mempersiapkan alat bantu diabetes secara lengkap seperti misalnya insulin, jarum suntik, pompa insulin, pena insulin, alat test gula darah, tes strip, batere dan alkohol. Kesemua alat bantu ini biasanya disimpan dalam sebuah box khusus dan selalu harus dibawa jika berpergian jauh. Peralatan bantu diabetes diatas kemungkinan akan mendapatkan pemeriksaan khusus di bandara. Masalah yang akan timbul disini adalah adalah adanya larangan membawa senjata tajam (alat suntik termasuk kategori senjata tajam) dan cairan tertentu seperti alkohol didalam pesawat terbang.

alat pemindai insulinUntuk penderita diabetes tipe 1 yang harus menggunakan pompa insulin yang setiap saat harus diletakkan di tubuhnya akan menghadapi masalah ketika mereka akan melewati pintu detektor logam. Alat peringatan  detektor akan berbunyi dan tubuh mereka akan segera diperiksa.  oleh petugas keamanan dengan cara meraba seluruh badan mereka. BERHATI-HATI LAH! Ada kemungkinan petugas keamanan akan mengeluarkan (baca: mencabut) pompa insulin Anda seketika itu juga dari tubuh Anda! Tindakan ini akan sangat berbahaya!

Sangat disarankan kepada penderita diabetes tipe1 yang menggunakan pompa insulin sebaiknya segera melaporkan kepada petugas keamanan sebelum melewati alat deteksi logam bahwa Anda terpaksa harus menggunakan pompa insulin ditubuh Anda dan tidak dilepaskan karena Anda memang sangat membutuhkan asupan insulin pada saat itu. Mintalah petugas keamanan melakukan prosedur pemeriksaan lainnya untuk memastikan Anda memang aman sebagai salah satu penumpang pesawat. Prosedur pemeriksaan khusus bisa berupa pemeriksaan dalam ruang tertutup dimana Anda bisa menunjukkan pompa insulin Anda kepada petugas keamanan atau petugas medis.

Masalah di Bandara untuk Penderita Diabetes Tipe2:

Hambatan yang akan dihadapi oleh penderita diabetes tipe 2 tidak akan sebesar penderita tipe1. Karena pada umumnya alat bantu diabetes tipe 2 yang akan dibawa serta dalam perjalanan hanya berupa obatan, alat test gula darah, test strip dan alkohol (untuk penderita kronis tipe 2 mungkin perlu membawa pena insulin, insulin dan jarum suntik).

Alat bantu diabetes seperti diatas biasanya akan diletakkan dalam koper atau tas perjalanan Anda dan akan diperiksa melalui sinar X (Ingatlah: alat suntik termasuk kategori senjata tajam dan cairan seperti alkohol dilarang dibawa didalam pesawat terbang).

Tips:

Bagi penderita yang sering mengalami hipoglikemia (kadar gula darah rendah) sebaiknya melaporkan diri Anda kepada petugas bandara bahwa Anda adalah seorang penderita diabetes yang sering mengalami hipoglikemi (kadar gula darah rendah) atau sebaiknya Anda membawa beberapa butir permen dalam perjalanan.

More

Diabates dan Skrining

Diagnosis dan Skrining Diabetes

Diabetes adalah salah satu penyakit metabolik terbanyak di dunia dan paling banyak mengakibatkan kecacatan dantaranya adalah kaki diabetes, serangan jantung, gangguan pada otak dan gangguan ginjal

Seperti yang selalu dikatakan, pencegahan jauh lebih baik daripada memberikan terapi. Oleh karenanya skrining terhadap diabetes sangatlah penting.

Mereka yang harus dilakukan skrining terhadap diabetes adalah:

  1. Usia diatas  45 tahun
  2. Dengan berat badan berlebih juga dan jarang melakukan aktivitas fisik
  3. Terdiagnosis dengan gangguan toleransi glukosa
  4. Riwayat keluarga dengan Diabetes
  5. Tekanan darah tinggi
  6. HDL <  35mg/dl  dan atau trigliceryde >  250mg/dl or higher

Tiga pemeriksaan yang berguna untuk mendeteksi prediabetes yaitu

  1. Gula Darah puasa (GDP). Anda akan diperiksa pada pagi harinya  setelah berpuasa semalaman dan pemeriksaan  dilakukan sebelum makan pagi
  2. Tes toleransi Gluksa Oral (TTGO): Tes ini juga dilakukan sebelum makan pagi setelah anda berpuasa. Anda kemudian akan  diperiksa 2 jam lagi setelah anda meminum glukosa  dalam jumlah tertentu yang disediakan
  3. Hemoglobin A1C : tindakan ini dilakukan tanpa anda perlu berpuasa dan berfungsi untuk mengukur kadar gula rerata dalam 3 bulan terakhir

 

  GDP ( Gula darah puasa ) TTGO (2 jam  setelah konsumsi glukosa tertentu ) HbA1C
Normal Kurang dari  100 mg/dl 140 mg/dl atau kurang 5.6% atau kurang
Pre-diabetes Antara 100 dan kurang dari 126 mg/dl > 140 dan kurang dari  200 mg/dl 5.7-6.4%
Diabetes Lebih dari  126 mg/dl Lebih dari 200 mg/dl 6.5%  atau lebih

 

Gula darah normal setelah mengkonsumi glukosa adalah sekitar 140 mg/Dl atau dibawah nilai tersebut. Dikatakan sebagai pre diabetes jika diukur antara 140 mg/dL -199mg/dL dan diabetes jika lebih dari  200mg/dL.

Memiliki Diabetes tidak selalu berarti anda akan menderita diabetes pada akhirnya. Pasien dengan pre diabetes dapat menghambat diabetes terjadinya diabetes dengan cara mengatur kadar gula darahnya. Salah satu yang terpenting, anda perlu untuk mengurangi berat anda 5 hingga 10 persen dari berat anda saat ini dan melakukan aktivitas fisik yang akan membantu tubuh untuk menggunakan insulin untuk mengubah makanan menjadi energi. Dokter anda dan juga nutrisionist anda dapat membantu anda untuk memperoleh berat yang anda inginkan dan juga kesehatan anda secara keseluruhan

 

More

DIABETES DAN GANGGUAN GINJAL

Apakah Gagal Ginjal terkait Diabetes itu ?

Diabetes dapat mempengaruhi ginjal dengan merusak  unit  penyaringan di ginjal yang disebut sebagai glomerulus. Pada akhirnya akan terjadi kebocoran protein di ginjal, tekanan darah tinggi dan menurunnya fungsi ginjal, yang dikenal sebagai Nefropati diabetik. Nefropati diabetik ini merupakan salah satu dari 3 penyebab utama gagal ginjal selain karena batu dan akibat darah tinggi. Sekitar 25% pasien yang membutuhkan dialisis atau transplantasi ginjal di australia ternyata memiliki nefropati diabetik

Siapa yang akan terkena ?

Nefropati Diabetik terjadi pada sekitar 20 hingga 30 persen dari penderita diabetes dan umumnya akan mulai terjadi dalam 5 tahun setelah menderita diabetes. Hingga saat ini tidak diketahui mengapa ada yang terkena diabetes nefropati dan ada yang tidak terkena diabetes nefropati . Akan tetapi ada beberapa faktor yang tampaknya mempengaruhi seperti hipertensi (tekanan darah tinggi), kadar gula yang tinggi, riwayat keluarga dengan penyakit ginjal dan merokok.

Apa saja gejala Nefropati Diabetes ?

Bila anda mengalami gangguan ginjal anda akan merasakan rasa mual, perut terasa nyeri, cepat lelah , sesak nafas , gatal pada kulit, tekanan darah meningkat, nyeri tulang, jumlah kencing yang berkurag dan lama lama didapatkan adanya perubahan pada kulit anda

Bagaimana nefropati diabetes didiagnosis ?

Diagnosis akan ditegakkan dengan pemeriksaan dini yaitu mikroalbumin ataupun dengan pemeriksaan ACR ( Albumin creatinine ratio )

Pencegahan dan Terapi  Diabetic Nephropathy

1. Gula darah

  1. Kontrol gula darah secara ketat akan menghambat dan mencegah perkembangan dari penyakit ginjal dan komplikasinya
  2. Tekanan Darah

Kontrol Tekanan darah dengan target sekitar 130/80 mmHg , dan 120/70 jika didapatkan kebocoran protein yang lebih banyak ( 1 gram per hari ). Dokter anda akan memilih obat golongan ACE inhibitor maupun ARB untuk mengurangi kebocoran protein di ginjal anda .

2. Menurunkan kolesterol atau lemak di dalam darah

Kontrol dari kolesterol dan trigliserida akan menghambat kerusakan  pembuluh darah dan akan menghambat penurunan dari fungsi ginjal . Jika dengan diet ternyata tidak membantu, maka dapat diberikan obat untuk menurunkan kadar kolesterol

3.      Diet rendah protein

Penelitian telah menunjukkan bahwa diet rendah protein akan membantu menurunkan fungsi ginjal pada pasien yang menderita kerusakan ginjal. Anda akan diberikan diet rendah protein yaitu sekitar 0,6 gram per kg BB atau 0,8 gram per kg BB tergantung pada kondisi ginjal anda. Sebaiknya konsultasikan pada dokter anda dan ahli gizi anda

4.      Stop Merokok

Telah diketahui bahwa merokok sangat terkait pada taraf dari arterosklerosis  kekakuan pada pembuluh darah. Merokok juga menyumbang terhadap timbulnya mikroalbuminuria pada pasien dengan nefropati diabetik dan akan memperparah kerusakan ginjal yang sudah ada

APA YANG TERJADI JIKA GINJAL ANDA RUSAK

Bila ginjal anda sudah mengalami gagal ginjal secara keseluruhan, anda akan menjalankan cuci darah ( hemodialisis ) baik dengan menggunakan ginjal buatan maupun melalui peritoneum ( selaput didnding perut ) anda sendiri . Tindakan lain yang bisa dilakukan adalah melalui tranplantasi ginjal

More

Diare pada penderita Diabetes

Pasien dengan diabetes lebih mudah  terkena diare kronis (diare yang berlangsung lebih dari 2 minggu ) dibanding dengan popuasi normal.

Ada beberapa penyebab mengapa diare diabetes ini sering timbul. Penyebabnya antara lain karena adanya pertumbuhan bakteri di usus, gangguan pada pankreas yang sering terjadi pada diabetes yang mengakibatkan terjadinya penyerapan nutrien yang buruk dan akibat  satu kondisi yang disebut sebagai neuropati diabetik. Penyebab lainnya dari diare kronis pada penderita diabetes yang bisa ditemukan adalah infeksi virus atau bakterial dan kondisi medis tertentu

Gejala dari diare  diabetikum ini adalah diare akan terjadi terutama pada malam hari, kumat-kumatan dan dapat diselingi oleh periode obstipasi (sukar buang air besar)  dimana penderita biasanya tidak mampu untuk mengontrol kondisi tersebut  .

Pada pasien dengan diabetes dengan berlalunya waktu sering terjadi pada kerusakan saraf di seluruh tubuh yang dikenal sebagai neuropati diabetik. Kondisi ini akan mengakibatkan terjadinya mati rasa dan kadang kala terasa lemah dan nyeri di daerah lengan, kaki dan tangan. Neuropati ini juga bisa terjadi di bagian lain termasuk di traktus gastrointestinal.

Neuropati diabetik ini akan lebih mudah terjadi pada penderita  diabetes  yang :

  • Memiliki kesukaran untuk mengontrol gula darah
  • Memiliki kadar yang tinggi dari kadar lemak dan tekanan darah
  • Dengan berat badan berlebih
  • Usia diatas 40 tahun

Diagnosis akan ditegakkan dengan pemeriksaan untuk melihat kadar gula darah anda seperti dengan pemeriksaan GDP, 2 jam PP, HbA 1c , amilase , lipase dan pemeriksaan kolonoskopi

Dengan  pemeriksaan kolonoskopi dapat dideteksi adakah penyebab seperti kanker atau diabetes sebagai penyebab diare kronis

Jika anda terdiagnosis menderita diabetes gatropati, dokter anda akan memberikan beberapa obat seperti insulin atau obat anti diabetes untuk mengontrol gula darah anda, metocloperamide, domperidone atau antibiotik seperti eritromisin

Tentunya, anda sendiri harus berolah raga dan mengatur pola makan

Salam sehat

More