All posts in Medic Blog

Jenis suntikan lutut

Jenis suntikan lutut

Jenis-Jenis Injeksi Lutut untuk Mengatasi Osteoarthritis

Jenis suntikan lutut – Siapapun pasti pernah mengalami yang namanya nyeri sendi. Bahkan, penyakit yang disebut sebagai penyakit orang tua ini kini juga banyak dialami oleh mereka yang berusia muda. Terdapat berbagai faktor yang bisa menyebabkan nyeri sendi, seperti proses penuaan, trauma, dan faktor lainnya.

Osteoarthritis atau disebut juga pengapuran sendi merupakan salah satu penyakit yang dapat menyerang sendi. Penyakit ini merupakan penyakit sendi degeneratif yang mempengaruhi tulang rawan persendian.

Osteoarthritis biasanya diawali dengan nyeri yang dapat ditahan. Jika Anda mengalami nyeri pada salah satu sendi dengan frekuensi yang tidak normal atau nyeri yang timbul mengganggu aktivitas Anda, maka disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter.

Dokter biasanya akan meresepkan obat untuk diminum  dan menyarankan perubahan gaya hidup sebelum memberikan pilihan pengobatan lainnya.

Selain mengonsumsi obat oral, dokter juga dapat menyarankan pemberian obat melalui injeksi lutut. Berikut ini jenis suntikan yang bisa dilakukan, diantaranya adalah :

Jenis-Jenis Injeksi Lutut untuk Mengatasi Osteoarthritis

Kortikosteroid

Pemberian kortikosteroid ini bermanfaat untuk mengurangi inflamasi atau pembengkakan. Kortikosteroid yang disuntikkan langsung ke sendi lutut penderita osteoarthritis akan bekerja lebih efektif untuk meredakan nyeri dan peradangan  secara cepat.  Namun jika lutut  Anda sudah dalam kondisi rusak berat maka hal ini tidak bisa dilakukan

Dosis injeksi yang dapat diterima juga terbatas, biasanya hanya 1 kali dalam 3 atau 4 bulan pada sendi yang sama. Menerima injeksi kortikosteroid terlalu banyak dapat menyebabkan pemecahan tulang rawan dan memperberat kondisi lutut. Selain itu, terlalu sering menerima injeksi ini juga dapat meningkatkan risiko tekanan darah, osteoporosis dan atrofi kulit.

Jenis-Jenis Injeksi Lutut untuk Mengatasi Osteoarthritis

  • Asam hialuronat

Pada penderita osteoarthritis, lutut mungkin mengalami kekurangan asam hialuronat. Zat ini berfungsi untuk melapisi tulang rawan dan berguna sebagai pelumas serta peredam sehingga lutut dapat bergerak dengan bebas.  Terapi ini bertujuan untuk menggantikan asam hialuronat alami dan mencegah tulang saling bergesekan. Selain itu, zat ini juga dapat meredakan inflamasi dan mengurangi nyeri.

Disisi lain, injeksi asam hialuronat ini memberi efek pereda nyeri dan inflamasi yang lebih lama timbulnya (tidak secepat injeksi kortikosteroid). Dimana, jika efek injeksi kortikosteroid dapat terasa paling cepat setelah 2 minggu, namun efek injeksi asam hialuronat baru dapat dirasakan penuh setelah 5 minggu.

  • Athrocentesis (pengisapan cairan)

Berbeda dengan jenis injeksi lutut sebelumnya, prosedur ini justru mengisap cairan dari sendi lutut. Mengeluarkan cairan berlebih pada lutut akan membantu mengurangi rasa sakit dan bengkak secara langsung. Terkadang prosedur ini dilakukan setelah penderita menjalani suntik kortikosteroid atau asam hialuronat. Akan tetapi, perlu diketahui bahwa prosedur ini juga memiliki efek samping, seperti memar, bengkak, atau infeksi pada tempat penyuntikan.

Jika anda merasa tidak nyaman dengan prosedur penyuntikan berulang kali, anda bisa mempertimbangkan tindakan ARTROSKOPI untuk membantu meredakan nyeri

 

Dr Megaputera SpOT

WA/HP 0811.3322.199

www.surabayakneecentre.com

More

Artroskopi Untuk Osteoarthtritis

Artroskopi Untuk Osteoarthtritis

Artroskopi Untuk Osteoarthtritis

 

Artroskopi Untuk Osteoarthtritis – Teknik artroskopi adalah metode pembedahan yang hanya dilakukan dengan luka goresan yang kecil dan menggunakan video kamera yang dimasukkan ke dalam sendi lutut.

Artroskopi cocok digunakan untuk mengatasi cedera sendi yang mengakibatkan robekan pada jaringan di dalamnya seperti adanya cedera otot akibat olahraga permainan seperti sepakbola atau futsal. Selain untuk mengatasi jaringan yang rusak karena trauma, artroskopi juga bermanfaat untuk membersihkan sendi.

ARTROSKOPI UNTUK OSTEOARTHTRITIS

Prosedur artroskopi ini juga  bisa dikerjakan pada pasien  lanjut usia yang sendinya mengalami pengapuran. Sendi berkapur melepaskan zat-zat peradangan yang menimbulkan nyeri, terutama ketika sendi digerakkan. Dengan artroskopi, zat-zat yang menimbulkan nyeri tersebut dibersihkan. Artroskopi bisa dikerjakan  untuk OA lutut tahap awal, dan dianggap sebagai operasi kecil dimana spesialis ortopedi menggunakan ‘artroskop’ untuk melihat bagian dalam sendi. Ini adalah semacam ‘bedah lubang kunci’. Saat tindakan dilakukan, dokter bedah dapat membersihkan bagian yang rusak dari sendi, atau merangsang perbaikan di daerah di mana tulang lunak telah hilang

Secara prinsip, teknik artroskopi tidak dilakukan dengan cara membedah sendi, melainkan dengan membuat tiga sayatan di beberapa area sendi. Sayatan tersebut masing-masing panjangnya hanya 1 cm hingga 1,5 cm. Melalui sayatan itu, alat-alat operasi yang bentuknya seperti pipa dimasukkan dan dikendalikan dokter dari luar

Salah satu pipa pertama yang masuk di antaranya memuat kamera kecil yang tersambung dengan layar monitor. Kamera video ini menjadi mata dokter dalam melihat kondisi jaringan di dalam sendi. Pipa-pipa lainnya akan menjadi saluran bagi alat-alat lain untuk melakukan prosedur operasi termasuk menjahit dan membesihkan sendi. teknik baru ini dapat menjadi pilihan masyarakat terutama mereka yang takut menjalani operasi.  Hal ini dikarenakan bedah artoskopi mempunyai banyak kelebihan dibanding metode konvensional yang menyebabkan luka operasi yang besar. Dibandingkan dengan teknik konvensional, keuntungan teknik ini adalah luka operasi yang kecil, diagnosis yang akurat dan nyaman, lama perawatan dan pemulihan yang lebih singkat, biaya lebih murah, dan secara kosmetis bekas luka yang timbul lebih tersamar

 

Prosedur artroskopi umumnya hanya berlangsung cukup singkat yakni selama 1-2 jam. Sesudahnya, pasien perlu menjalani proses rehabilitasi selama beberapa bulan sebelum sendi bisa digunakan seperti sedia kala.

 

More

Arthritis sebagai penyebab nyeri lutut

Arthritis  sebagai penyebab nyeri lutut

Arthritis  sebagai penyebab nyeri lutut

Arthritis sebagai penyebab nyeri lutut  – Nyeri lutut tentunya adalah salah satu masalah yang sering dihadapi hampir semua orang. Ada berbagai penyebab nyeri lutut , misalya terkait perubahan cuaca, karena faktor radang, karena faktor mekanis. Jika Anda sering merasakan nyeri pada lutut terutama saat malam hari, bisa jadi itu disebabkan karena cuaca yang dingin. Biasanya keram akan hilang dengan sendirinya, dan berlangsung cenderung singkat.

Kadang kala lutut anda bisa terasa sangat nyeri  dan sering kali kondisi ini disebabkan oleh adanya arthtritis. Berikut adalah beberapa contoh arthritis yang sering dihadapi di klinis

1.Osteoarthritis

Dengan bertambahnya usia atau penggunaan yang berlebihan, lutut menjadi kurang fleksibel, kaku dan terasa nyeri. Rasa sakit ini bisa memburuk saat Anda menumpukan beban pada lutut. Osteoarthritis juga dapat menyebabkan pembengkakan yang dipenuhi cairan di bagian belakang lutut, yang terasa sangat menyakitkan.

OSTEOARTHIS

2.Rheumatoid arthritis

Rheumatoid arthritis terjadi ketika sistem kekebalan tubuh menyerang jaringannya sendiri , yang sering juga dikenal sebagai suatu kondisi autoimun. Kondisi ini bisa terjadi pada setiap sendi tubuh dan  persendian yang terkena biasanya lebih dari 1 sendi. Sendi yang terkena akan terasa sangat nyeri dan timbul  kemerahan. Nyeri akan  terasa berat saat bangun tidur dan saat siang biasanya nyeri  akan berkurang. Skrining yang bisa membantu menegakkan diagnosis adalah dengan pemeriksaan laboratorium seperti rematic factor dan anti ccp

Sering kali pasien menyangka nyeri lutut ini adalah akibat asam urat . Yang perlu dipahami adalah penyakit asam urat/artritis gout jarang menyebabkan rasa nyeri pada lutut. Biasanya asam urat terasa nyeri pada jempol kaki, terasa bengkak, kemerahan. Selain itu, biasanya artritis gout disebabkan karena kadar asam urat yang tinggi dalam jangka waktu yang lama.

Rheumatoid arthritis

3.Arthritis akibat infeksi

Ini terjadi saat lutut Anda terinfeksi. Gejala yang bisa dirasakan yaitu lutut akan membengkak  kemudian terasa panas dan nyeri bahkan saat diraba. Anda mungkin harus menguras cairan yang menumpuk dalam lutut sebelum meminum antibiotik. Dalam beberapa kasus, operasi diperlukan.

Arthritis akibat infeksi

 

Dr Megaputera SpOT

Hp/WA 08113322199

www.surabayakneecentre.com

More

Sekilas Tahapan Rehabilitasi paska operasi ACL – Lutut yang Cedera

Salah satu cidera yang sering terjadi saat  berolah raga atau saat terjadinya kecelakaan lalu lintas adalah cidera ligamen .Ligamen adalah salah satu jaringan lunak/soft tissue yang terdapat pada sendi tubuh manusia. Jika ligamen  atau jaringan ini rusak maka anda akan merasa nyeri dan sulit saat bergerak. Sebaiknya jika ligamen ini putus ( ruptur) anda segera melakukan operasi . Dengan tindakan operatif ini maka penyambungan jaringan ikat bisa lebih baik. Hal ini sangatlah penting terutama jika anda adalah atlet atau seseorang yang sangat aktif

Saat tindakan operatif dokter akan memasang alat pelindung pada tungkai berupa penambahan gips separuh(knee slab) pada lutut.  Setelah tindakan operatif,  pada hari pertama anda akan diperbolehkan miring kanan dan kiri, dan boleh melakukan latihan bridging.
Rehabilitasi Pasca Operasi Lutut ACL 1
Hari ke-2 pasca operasi (24jam pasca operasi) biasanya pasien sudah diperbolehkan untuk duduk tegak. Setelah itu , jika pasien mampu pasien diperkenankan untuk turun dari tempat tidur. Hal ini bisa dikerjakan baik pada hari ke dua maupun hari ke 3

Pelepasan gips dilakukan  tersebut sekitar 21 hari (3 minggu) pasca operasi.

Latihan awal tekuk lutut dilakukan dengan cara duduk di tepi bed (ongkang-ongkang/high sitting) dimulai dari lutut lurus kemudian perlahan diturunkan sesuai toleransi nyeri, kondisi otot paha harus rileks/santai sehingga gravitasi bumi yang menarik lutut ke bawah membentuk sudut 90 derajat,

Rehabilitasi Pasca Operasi Lutut ACL 2
jika sudah mampu duduk dengan lutut 90 derajat selanjutnya dilakukan latihan sambil tengkurap dan pergelangan kaki ditarik

Paska operasi anda akan merasakan kesemutan pada kaki , pegal pada pinggang dan rasa tertarik sampai ke betis . Hal ini bisa terjadi karena otot pinggang anda yang tidak berfungsi dengan baikJika ini terjadi maka segera lakukan gerakan berupa memutar tubuh atas dengan posisi duduk kedua kaki menjulur lalu putar pinggang ke kiri dan ke kanan secara bergantian, lakukan pula gerakan memutar pinggang dengan posisi berbaring terlentang lalu putar kaki bergantian kanan dan kiri. Pada fase pemulihan ini anda juga akan disarankan untuk berolah raga seperti renang dan sepeda

Dr Megaputera SpOT
Wa 0811.3322.199
www.surabayakneecentre,com

More

Lutut Saya Kaku. Kenapa Ya?

lutut kaku (stiff knee) adalah suatu keadaan dimana lutut mengalami kesulitan/ memerlukan usaha yang lebih besar, untuk bergerak sesuai dengan rentang gerak sendi nya (ROM: Range Of Motion)

rentang gerak sendi lutut: -10• s.d 130•

lutut kaku terjadi akibat adanya proses peradangan di komponen penyusun sendi lutut.

selanjutnya, proses peradangan ini membuat komponen penyusun sendi lutut tidak dapat berfungsi secara optimal, sehingga lutut tidak dapat digerakkan sesuai dengan rentang gerak sendi normalnya.

suatu sendi bila dalam waktu lama bergerak dengan rentang gerak yang terbatas atau bahkan tidak digerakkan sama sekali, dapat menyebabkan:
1. produksi pelumas/ oli sendi semakin berkurang.
2. kerusakan sendi
3. pemendekan dan semakin mengecilnya ukuran otot2

keadaan ini semakin memperburuk kondisi lutut kaku, yaitu: rentang gerak sendi lutut menjadi semakin menyempit dan sendi lutut semakin susah untuk digerakkan (kontraktur, contracture)

Dalam mengobati lutut kaku ini, dokter spesialis orthopaedi mencari tahu lebih detil, komponen penyusun sendi lutut mana yang mengalami proses peradangan.

komponen jaringan keras (hard tissue) nya? atau
komponen jaringan lunak (soft tissue) nya?

*baca SKC 3*

pengobatan thd keadaan kaku sendi adalah dengan:
1. mengobati komponen sendi yang mengalami proses peradangan.
2. melakukan latihan rentang gerak sendi (Range Of Motion Exercise (ROME)) secara benar dan di waktu yang tepat, sesuai petunjuk dokter spesialis orthopaedi.

More

Ada Bunyi di Lutut Saya. Kenapa Ya?

Adanya bunyi di lutut adalah keluhan yang juga sering disampaikan oleh pasien di tempat praktik dokter spesialis orthopaedi.

Mengapa ini terjadi?
secara anatomi, sendi lutut terbungkus oleh kapsul sendi (synovium). Kapsul sendi ini memiliki bagian yang berlipat-lipat (synovial plicae), yang berlokasi:
1. di atas tempurung lutut (supra patellar plicae)
2. di bawah tempurung lutut (infra patellar plicae)
3. di sisi dalam lutut (medial plicae)
4.di sisi luar lutut (lateral plicae)

Bunyi ini disebabkan oleh gesekan antata lipatan kapsul sendi (synovial plicae) dengan kapsul sendinya (synovium)

Di antara keempat synovial plicae ini, hanya medial plicae yang sering menimbulkan keluhan sakit selain adanya bunyi di sisi dalam lutut.

Synovial plicae yang lain (supra patellar plicae, infra patellar plicae, lateral plicae) hanya menimbulkan bunyi, tetapi tidak menimbulkan keluhan sakit.

Meskipun demikian, bila gesekan ini terjadi secara terus menerus di lokasi plicae tertentu, maka bisa pula terjadi proses peradangan dan menimbulkan rasa sakit sesuai lokasi plicae tsb.

pengobatan terhadap keluhan ini dilakukan bila bunyi lutut disertai dengan keluhan sakit.

pengobatan bisa dilakukan secara:
1. non operatif, yaitu dengan pemberian obat anti radang, kompres es
2. operatif, yaitu dilakukan pembuangan (reseksi) plicae.

More

Ligamen Lutut

Ligamen adalah “tali” yang menghubungkan satu tulang dengan tulang yang lain.

Sendi lutut tersusun atas beberapa tulang, yaitu:
1. tulang paha (femur),
2. tulang kering (tibia),
3. tulang betis (fibula),
4. tulang tempurung (patella)

Terdapat 4 (empat) ligamen yang secara langsung memegang tulang2 penyusun sendi lutut, yaitu:

1. Anterior Cruciate Ligament (ACL)
– ligamen ini menjaga stabilitas lutut saat bergerak maju/ ke depan.
– adanya robekan/ putusnya ligamen ini menyebabkan lutut tidak stabil/ goyang, saat bergerak maju/ ke depan

2. Posterior Cruciate Ligament (PCL)
– ligamen ini menjaga stabilitas lutut saat bergerak maju/ ke belakang.
– adanya robekan/ putusnya ligamen ini menyebabkan lutut tidak stabil/ goyang, saat bergerak mundur/ ke belakang.

3. Medial Collateral Ligament (MCL)
– ligamen ini menjaga stabilitas sisi dalam lutut terhadap gerakan ke samping luar (outer side)
– adanya robekan/ putusnya ligamen ini menyebabkan sisi dalam lutut tidak stabil/ goyang, saat ada gerakan ke samping luar (outer side)

4. Lateral Collateral Ligament (LCL)
– ligamen ini menjaga stabilitas sisi luar lutut terhadap gerakan ke samping dalam (inner side)
– adanya robekan/ putusnya ligamen ini menyebabkan sisi luar lutut tidak stabil/ goyang, saat ada gerakan ke samping dalam (inner side)

More

Apa Itu Proses Peradangan?

Sakit lutut terjadi akibat adanya proses peradangan (inflamasi) di lutut.

Lutut, maupun semua jaringan lain di tubuh, bisa mengalami proses peradangan.

Jaringan yang mengalami proses peradangan, memiliki tanda-tanda, sbb:
1. teraba hangat (kalor)
2. berwarna kemerahan (rubor)
3. terasa sakit (dolor)
4. mengalami bengkak (tumor)
5. terdapat keterbatasan gerak (functiolessa)

Radang bisa terjadi akibat:
1. cedera (trauma)
2. infeksi
3. kelainan metabolisme
4. penyakit usia lanjut (degeneratif)
5. penyakit auto imun
6. keganasan
7. kelainan bawaan (congenital)

untuk menentukan penyebab terjadinya radang, dokter spesialis orthopaedi menggunakan metode, sbb:
– mengetahui keluhan utama pasien
– menggali informasi dg melakukan wawancara pada pasien (anamnesis)
– melakukan pemeriksaan fisik
– meminta pasien melakukan pemeriksaan penunjang

Di lutut, proses peradangan bisa terjadi di seluruh komponen penyusun sendi lutut.

Sendi lutut tersusun atas 2 (dua) komponen utama, yaitu:
1. Komponen jaringan keras (hard tissues)
yaitu: tulang dan sendi
2. Komponen jaringan lunak (soft tissues)
yaitu: ligamen, meniscus, retinaculum, tendon, otot

Ketika seseorang memiliki keluhan sakit lutut, maka dengan menggunakan metode di atas, dokter spesialis orthopaedi akan mencari manakah dari komponen2 tsb yang menyebabkan terjadinya sakit lutut tsb dan melakukan *pengobatan sakit lutut* (SKC 2)

Bila keluarga, kerabat, sahabat, maupun Anda sendiri sedang mengalami keluhan sakit lutut, datang dan konsultasikan ke dokter spesialis orthopaedi di rumah sakit yang terdekat.

More

Saya Sakit Lutut. Apa Penyebabnya? Bagaimana Mengobatinya?

Sakit lutut adalah salah satu keluhan yang sering disampaikan oleh pasien di tempat praktik dokter spesialis orthopaedi.

Pada usia lanjut, sakit lutut lebih banyak dikeluhkan oleh pasien wanita, yaitu akibat penyakit usia lanjut (degeneratif).

Pada usia produktif, sakit lutut justru lebih banyak dikeluhkan oleh pasien laki-laki, yaitu akibat cedera olahraga.

Keluhan sakit lutut pasti sangat mengganggu aktivitas sehari-hari.

Sakit lutut terjadi akibat adanya proses peradangan di komponen-komponen penyusun sendi lutut.

Apa itu:
– proses peradangan?
– apa saja yg bisa menyebabkan proses peradangan? dan
– apa saja komponen penyusun sendi lutut?
silakan *klik di sini* (SKC 3)

Nah, karena penyebab sakit lutut adalah proses peradangan, maka pengobatannya adalah dengan:
1. mengobati proses peradangannya
2. mengobati penyebab proses peradangannya.

kedua pengobatan ini harus dikerjakan secara simultan, agar keluhan sakit lutut dapat sembuh dengan tuntas dan tidak kambuh/ kumat-kumatan.

1. Mengobati Proses Peradangan
Di tahap awal, untuk mengobati proses peradangan, dokter spesialis orthopaedi memberikan saran dan terapi:
1. obat antiradang (minum dan oles)
2. kompres es
3. membatasi gerakan dengan melakukan pembebatan (bandaging), pita selotip (kinesio taping), maupun brace (orthosis)
4. melakukan peninggian (elevasi) tungkai saat posisi istirahat.

bila pengobatan sakit lutut dengan tahap awal ini tidak berhasil, maka dokter spesialis orthopaedi akan menaikkan kualitas pengobatan, menjadi:
1. memberi obat anti radang yang lebih kuat
2. memberi suntikan: antiradang, “oli sendi”, platelet rich plasma

bila ternyata pengobatan dengan cara ini pun masih belum memberi hasil yang memuaskan pasien, maka dokter orthopaedi bisa menyarankan dilakukan tindakan operasi.

Bila keluhan sakit lutut sudah membaik, akibat pengobatan non operatif maupun operatif, maka dokter spesialis orthopaedi akan memberikan program latihan otot yang berguna untuk mendapatkan hasil pengobatan yang paripurna.

2. Mengobati Penyebab Proses Peradangannya.
Penyebab proses peradangan harus diketahui dan diberi pengobatan pula untuk mencegah terjadinya kekambuhan.
untuk menentukan penyebab terjadinya radang, dokter spesialis orthopaedi menggunakan metode, sbb:
– mengetahui keluhan utama pasien
– menggali informasi dg melakukan wawancara pada pasien (anamnesis)
– melakukan pemeriksaan fisik
– meminta pasien melakukan pemeriksaan penunjang

More

Saya Punya Keluhan Lutut. Konsultasi Ke Dokter Apa Ya?

Lutut adalah sendi tubuh yang paling sering menimbulkan keluhan pada pasien.

Keluhan lutut yang sering disampaikan oleh pasien, adalah:
1. nyeri/ sakit lutut
2. lutut kaku
3. lutut bunyi
4. lutut bengkok
5. lutut ada benjolan

Saat ini sudah semakin banyak pasien yang paham bahwa untuk keluhan lutut, konsultasinya adalah ke dokter spesialis tulang dan sendi (orthopaedi).

Orthopaedi adalah bidang ilmu kedokteran yang mempelajari secara khusus tentang problem kesehatan: tulang, sendi, urat, dan otot.

Nah, karena lutut adalah salah satu sendi besar di tubuh manusia, maka keluhan lutut sangat tepat dikonsultasikan ke dokter spesialis orthopaedi.

Pasien juga semakin paham bahwa meski konsultasi ke dokter spesialis orthopaedi, pengobatan terhadap keluhan lutut belum tentu langsung dianjurkan tindakan operasi.

Dokter spesialis orthopaedi mampu melakukan pengobatan terhadap keluhan lutut secara lengkap dan komprehensif, yaitu mampu melakukan pengobatan, secara:
1. non operatif maupun
2. operatif.

Pasien dengan keluhan lutut yang langsung datang berkonsultasi ke dokter spesialis orthopaedi, maka ia:
– sudah datang ke dokter yang berkompeten,
– mampu mengevaluasi hasil pengobatan di tiap tahap pengobatan yang dijalani,
– menghemat waktu dan biaya.

Bila keluarga, kerabat, sahabat, maupun Anda sendiri sedang mengalami keluhan lutut, datang dan konsultasikan ke dokter spesialis orthopaedi di rumah sakit yang terdekat.

More