All posts in Osteoporosis

Siapa yg harus dilakukan BMD Scan ?

Siapa yg harus dilakukan BMD Scan ?

Apakah anda memerlukan test untuk diagnosis osteoporosis dengan scan  BMD?

scan BMDTidak semua wanita memerlukan pemeriksaan dengan BMD.

Rekomendasi oleh  National Osteoporosis Foundation menyatakan bahwa ada beberapa kelompok orang yang harus melakukan pemeriksaan  DXA  yaitu:

  • Semua wanita  postmenopausal <  65 tahun disertai adanya  risiko osteoporosis
  • Semua wanita di atas usia  65 tahun
  • Wanita post menopause   dengan fraktur ( patah tulang ). Walaupun hal ini bukan merupakan suatu keharusan, tetapi  sebaiknya terapi osteoporosis  segera dimulai tanpa memperdulikan densitas tulang
  • Wanita yang memutuskan untuk memulai terapi  osteoporosis dapat dilakukan pemeriksaan bone density measurement ( BMD) untuk menentukan ada tidaknya osteopenia ( suatu  cikal bakal osteoporosis)

The National Osteoporosis Foundation guidelines  menyatakan bahwa tes densitas tulang  ini tidak perlu dilakukan apabila pasien yang akan dilakukan pemeriksaan tidak bersedia untuk dilakukan terapi berdasarkan hasil BMD.

Apakah pilihan terapi dari osteoporosis dan apakah osteoporosis bisa dicegah ?

Tujuan dari terapi adalah untuk pencegahan patah tulang dengan cara:

  1. mengurangi hilangnya masa tulang
  2. dengan meningkatkan densitas tulang
  3. dengan meningkatkan kekuatan tulang.

Walaupun deteksi awal dan terapi dari osteoporosis akan mengurangi risiko dari patah tulang di masa yang akan datang,  tidak ada terapi dari osteoporosis yang akan secara total menyembuhkan osteoporosis. Dengan kata lain, sangatlah sukar untuk membangun kembali  tulang secara menyeluruh dan lengkap yang sudah terlanjur terkena osteoporosis.

Oleh karenanya, pencegahan  osteoporosis  sama pentingnya dengan terapi.

Dibawah  ini adalah terapi osteoporosis dan rekomendasi pencegahannya :

  1. Perubahan gaya hidup

Stop merokok dan  konsumsi alkohol. Berolah raga secara rutin serta mengkonsumsi diet yang seimbang dengan komposisi  asupan calcium dan vitamin D yang seimbang

  1. Terapi dengan Obat –obatan yang menghambat hilangnya masa tulang dan meningkatkan kekuatan otot seperti  alendronate ( fosamax), risedronate ( actonel ) , raloxifene  (Evista), ibandronate (Boniva), calcitonin  (Calcimar), zoledronate (Reclast), and denosumab (Prolia)
  2. Obat-obatan yang meningkatkan pembentukan tulang seperti  teriparatide (Forteo)

scan BMD 2

More

Sekilas Tentang Osteoporosis

Sekilas Tentang Osteoporosis

SEKILAS MENGENAI OSTEOPOROSIS

 

Osteoporosis, tulang yang rapuh, adalah penyakit yang memiliki ciri khas yaitu masa tulang yang rendah dan  rusaknya jaringan tulang. Penyakit ini  menyebabkan kerapuhan tulang dan  meningkatnya risiko dari patah tulang panggul, tukang belakang dan pergelangan tangan.

Pria maupun wanita dapat mengalami osteoporosis dimana di  Amerika serikat  bahkan lebih dari 40 juta orang menderita osteoporosis

  • Apa itu tulang
  • Faktor risiko
  • Pencegahan
  • Gejala
  • Deteksi
  • Terapi
  • Pencegahan Jatuh

 

Apakah yang dimaksud dengan tulang ?

Tulang adalah jaringan yang selalu tumbuh. Tulang ini terbentuk paling banyak dari kolagen, suatu protein yang menyediakan rangka lunak, dan calcium phosphate, mineral yang menambah kekuatan dan mengeraskan kerangka. Lebih dari 99 persen kalsium dalam tubuh terkandung di dalam tulang dan gigi sedangkan 1 persennya berada  dalam darah.

Selama proses kehidupan, tulang yang lama akan diserap sedangkan  tulang baru akan dibentuk. Selama masa kanak-kanak dan masa remaja, tulang baru lebih banyak dibentuk dibandingkan kecepatan tulang dibongkar. Sebagai hasilnya, tulang akan menjadi lebih besar, lebih berat dan lebih padat. Pembentukan tulang  akan melebihi kecepatan penyerapan  sampai anda berusia sekitar 30.  Setelah diatas 30 tahun, pembongkaran tulang akan berlangsung melebihi pembentukan tulang.

Untuk wanita, proses hilangnya tulang terjadi paling cepat dalam berapa tahun setelah menopause.  Namun demikian, osteorporosis dapat pula terjadi pada pria.

Faktor risiko

Beberapa faktor risiko dari osteoporosis tidak bisa diubah, tetapi anda dapat merubah sebagian lainnya.

Faktor risiko yang tidak bisa diubah

  • Jenis kelamin. Anda akan berpeluang menderita osteoporosis terutama jika anda seorang wanita. Wanita memiliki jaringan tulang yang lebih sedikit dan hilangnya masa tulang lebih cepat dibanding pria. Hal ini diperkirakan terkait menopause
  • Usia. Semakin tua anda, semakin besar risiko anda terkena osteoporosis. Tulang anda akan menjadi semakin tipis dan melemah sesuai dengan bertambahnya usia anda.
  • Ukuran tubuh. Wanita dengan ukuran tubuh yang kecil dan tulang yang kecil memiliki risiko yang lebih besar.
  • Etnis. Wanita kaukasian dan Asia berada pada risiko yang lebih tinggi sedangkan Wanita Amerika dan Hispanik memiliki faktor risiko yang lebih rendah secara signifikan
  • Riwayat keluarga. Risiko fraktur (patah tulang) mungkin bisa  terkait herediter ( keturunan). Jika orang tua anda memiliki riwayat patah tulang, anda memiliki peluang yang lebih besar untuk  terjadinya patah tulang .

Faktor risiko yang bisa diubah

  • Hormon Sex. Amenorrhea (adanya periode tanpa menstruasi), kadar estrogen dan testosteron yang rendah dapat menyebabkan osteoporosis.
  • Anorexia nervosa. Kondisi ini akan meningkatkan risiko anda terkena osteoporosis
  • Calcium and vitamin D intake. diet  yang rendah kalsium dan rendah vitamin D akan menyebabkan anda lebih mudah kehilangan masa tulang .
  • Obat-obatan. Penggunaan obat-obatan tertentu dalam waktu lama, seperti kortikosteroid dan anti kejang dapat menyebabkan hilangnya masa otot dan patah tulang.
  • Gaya hidup. Tirah baring yang berlebih atau gaya hidup yang tidak aktif akan melemahkan tulang .
  • Merokok. Merokok sangatlah buruk untuk tulang, jantung,dan paru
  • Minum alkohol berlebih. Konsumsi alkohol berlebih akan meningkatkan risiko terjadinya patah tulang dan hilangnya kepadatan tulang.

Pencegahan

Untuk mencapai masa tulang yang optimal dan secara konstan membangun jaringan tulang yang baru, anda harus mempertimbangkan beberapa faktor risiko.

Calcium: Suplai  kalsium seumur hidup berperan penting dalam pencegahan osteoporosis. Makanan sumber calcium termasuk makanan berbahan susu sapi seperti susu, yogurt, keju, eskrim, sayur sayuran seperti brokoli,  bok choy, bayam, sarden,  salmon dengan tulang, keju, almond dan makanan yang difortifikasi dengan kalsium seperti jeruk, sereal dan roti. Suplementasi kalsium akan tergantung pada  jumlah calcium yang anda dapatkan setiap harinya.

Kebutuhan tubuh akan kalsium lebih besar selama anak-anak dan dewasa muda dimana tulang tumbuh secara cepat. Demikian pula selama kehamilan dan menyusui.Wanita postmenopausal dan pria dengan usia yang lebih tua, juga butuh untuk mengkonsumsi calcium dalam jumlah berlebih. Semakin bertambah usia anda, tubuh anda akan lebih berkurang efektivitasnya dalam menyerap kalsium dan nutrisi lainnya. Kondisi medis kronis dan pengunaan obat-obatan yang dapat menghambat absorbsi dan penyerapan calcium. Lebih sering didapatkan pada mereka yang berusia lebih tua.

 

Konsumsi kalsium yang disarankan
Usia sesuai kelompok mg/hari
Anak-anak usia  0 hingga 6 bulan 200
Infant 6 hingga 12 bulan 260
1 hingga  3 tahun 700
4 hingga  8 tahun 1,000
9 hingga  13 tahun 1,300
14 hingga  18 tahun 1,300
19 sampai 30 tahun 1,000
31 sampai 50 tahun 1,000
51- sampai 70 tahun ( pria) 1,000
51- sampai 70 tahun (wanita) 1,200
>70 tahun 1,200
14 sampai 18 tahun, hamil/menyusui 1,300
19 sampai  50 tahun, hamil/menyusui 1,000

 

Sumber: Food and Nutrition Board, Institute of Medicine, National Academy of Sciences, 2010.

Vitamin D: Vitamin D memiliki peran penting untuk penyerapan kalsium dan kesehtan tulang.  Makanan sumber vitamin D termasuk kuning telur, ikan air asin dan liver. Khusus untuk orang dewasa dan anda yang berusia di atas 55 tahun, harus mengkonsumsi vitamin D   600 IU (International Unit) perhari hingga  800 IU per harinya

Olah Raga :  Olah raga angkat beban, adalah olah raga yang terbaik untuk tulang anda karena memaksa anda untuk melawan gravitasi. Contoh lainyya adalah  adalah berjalan kaki, hiking,  jogging, latihan naik turun  tangga, angkat beban, tenis dan menari.

Merokok: Merokok sangat buruk untuk tulang anda demikian juga untuk jantung dan paru anda. Wanita yang merokok memiliki kadar estrogen yang lebih rendah dibanding mereka yang tidak merokok dan mereka sering mengalami menopause dini. Penyerapan calcium dalam dietnya juga akan  berkurang

Alkohol: Konsumsi alkohol 2 hingga 3 ons perhari akan merusak tulang termasuk pada wanita muda dan pada pria. Mereka yang mengkonsumsi alkohol lebih banyak lebih mungkin kehilangan  masa tulang  serta memiliki risiko jatuh  yang lebih besar

Obat-obatan yang menyebabkan hilangnya masa tulang antara lain adalah penggunaan glukokortikoid (kadang diresepkan untuk penyakit seperti arthtritis,  asthma, Crohn’s disease, lupus) dapat menyebabkan hilangnya densitas tulang dan patah tulang. Hilangnya masa tulang juga bisa terjadi akibat penggunaan jangka panjang dari obat anti kejang tertentu seperti  phenytoin (Dilantin) dan  barbiturates; gonadotropin-releasing hormone (GnRH) untuk terapi endometriosis; penggunaan  aluminum yang mengandung antasida, terapi kanker tertentu dan hormon tiroid yang berlebihan.

Gejala

Osteoporosis sering disebut sebagai  silent disease karena hilangnya masa tulang tanpa gejala. Orang sering tidak mengetahui bahwa mereka menderita osteoporosis sampai tulang mereka mendadak rapuh, atau didapatkannya  riwayat jatuh disertai dengan patah tulang panggul atau tulang belakang yang menjadi kolaps.  Tulang belakang yang kolaps dapat dikenali atau dirasakan dalam bentuk nyeri punggung yang berlebih, tinggi tubuh yang berkurang atau adanya deformitas ( kelainan bentuk ) pada tulang belakang seperti kifosis ( seperti bungkuk )

Deteksi

Dokter anda akan menyarankan pemeriksaan masa tulang. Tes densitas tulang ( Bone Mineral Density atau  (BMD) ) adalah pemeriksaan yang paling tepat  untuk menentukan kesehatan tulang anda. Tes  BMD  dapat mengidentifikasi adanya osteoporosis, menentukan faktor risiko anda untuk terjadinya patah tulang dan mengukur respons anda terhadap terapi osteoporosis.

Tes  BMD  yang paling sering dilakukan adalah  dual-energy x ray absorptiometry,atau  tes DXA. Tes ini sama sekali tidak nyeri , menyerupai  x ray, tetapi dengan tingkat  radiasi  yang lebih rendah. Tes ini bisa mengukur densitas tulang anda pada panggul anda dan tulang belakang anda. BMD tes ini dapat:

  • Mendeteksi tulang sebelum timbulnya patah tulang.
  • Mengkonfirmasi  diagnosis  adanya  osteoporosis bila anda telah memiliki satu atau lebih patah tulang.
  • Memperkirakan kemungkinan terjadinya  patah tulang di masa yang akan datang.
  • Menentukan tingkat hilangnya masa tulang dan memonitor efek terapi sebelum pengulangan  tes satu tahun berikut

Terapi

Terapi osteoporosis termasuk dengan memberikan nutrisi yang adekuat, berolah raga  menjalankan dan melakukan pencegahan terhadap jatuh, yang bisa berakibat pada timbulnya patah tulang. Sebagai tambahan, dokter anda dapat meresepkan obat untuk memperlambat atau  meningkatkan kepadatan tulang dan menghambat proses yang sudah ada.

1.      Nutrisi:  Makanan yang kita makan dan konsumsi mengandung berbagai macam vitamin  minerals, dan berbagai nutrisi penting untuk menjaga agar tubuh kita tetap sehat. Semua nutrisi ini dibutuhkan untuk mendapatkan calcium yang seimbang.  Secara spesifik calcium dan vitamin D juga dibutuhkan untuk terbentuknya tulang yang kuat dan untuk jantung andam otot serta fungsi saraf agar bekerja dengan baik

 

2.      Olah Raga: Olah raga tidak hanya meningkatkan kesehatan tulang anda tetapi juga meningkatkan kekuatan otot, koordinasi dan keseimbangan dan secara keseluruhan. Walaupun olah raga baik untuk osteoporosis , olah raga yang baik tidak seharusnya malah membebani tulang anda. Dokter orthopedi ( dokter tulang )  anda dapat merekomendasikan latihan spesifik untuk menguatkan dan mendukung punggung anda

olahraga2

3.      Terapi Medis:

Beberapa terapi medis tersedia untuk pencegahan dan untuk terapi osteoporosis termasuk bisphosphonates; estrogen agonists/antagonists (juga dikenal sebagai selective estrogen receptor modulators  atau SERMS);  hormon parathyroid  dan terapi estrogen

More

Pencegahan Osteoporosis

Pencegahan Osteoporosis

Bagaimana Menghambat dan Pencegahan osteoporosis and fraktur?

penghabmat osteoporosisA. Menambah calcium dalam makanan anda

B. Ganti hormon seks terutama untuk mereka yang kekurangan

C.Olah raga secara teratur

D. Hindari merokok, alkohol, kopi, teh , garam atau protein yang berlebih

E. Pastikan lingkungan anda aman sehingga mengurangi kemungkinan jatuh

More

Pencegahan Jatuh Berulang

Pencegahan Jatuh Berulang

pencegahan jatuh berulang

Pencegahan kondisi jatuh adalah hal yang sangat penting untuk pria dan wanita dengan osteoporosis. Jatuh dapat meningkatkan kemungkinan patahnya tulang panggul, tulang pergelangan tangan , tulang belakang dan berbagai bagian lain dari tulang. Jatuh adalah penyebab utama dari patah tulang.

Jatuh dapat diakibatkan karena:

1.       faktor personal

Hilangnya masa otot  dapat timbul dengan semakin bertambahnya usia anda. Perubahan dari penglihatan dan pendengaran dapat timbul pula yang bisa mempengaruhi keseimbangan, demikian pula dengan penggunaan alkohol dan obat-obatan tertentu. Jika anda memiliki penyakit kronis yang dapat mempengaruhi peredaran darah, sensasi, mobilitas dan dengan gangguan mental , anda memiliki risiko yang lebih besar untuk jatuh.

Penyebab lain dari jatuh juga harus dievaluasi  seperti adanya gangguan mata atau keseimbangan, penyakit kronis yang dapat mempengaruhi mental atau fungsi fisik, obat-oabatn khusus seperti sedativ dan antidepressi

2.      Faktor lain yaitu karena faktor lingkungan seperti lantai yang licin, penerangan yang kurang, dan penyebab lainnya

Di bawah ini adalah berbagai tips untuk mengeleminasi penyebab jatuh baik faktor personal maupun faktor lingkungan

  • Tetaplah aktif untuk mempertahankan kekuatan otot, keseimbangan dan fleksibilitas anda
  • Periksa mata dan telinga anda dan koreksilah jika ada kelaian
  • Diskusikan obat anda dengan dokter anda untuk melihat apakah kemungkinan obat anda sebagai penyebab jatuhnya anda.
  • Pasanglah pegangan di dinding kamar mandi di sekitar bath tub showers, dan toilets. Bila anda merasa kaki anda tidak seimbang, pertimbangkan gunakan kursi plastik selama anda mandi.
  • Gunakan alas dari karet di shower atau di bath tub.
  • Simpan senter dengan baterei ekstra di samping tempat tidur anda.
  • Pasanglah lampu yang dapat dimatikan atau dinyalakan dengan tombol di dekat pintu masuk kamar
  • Di musim dingin gunakan boots dengan alas dari karet .
  • Gunakan  walker
  • Berjalan di rumput saat sisi jalan sangat licin
  • Bila anda menemukan daerah yang licin , bisa menaburkan garam agar anda tidak terpeleset
  • Gunakan  karpet di rumah
  • Gantilah lantai kamar mandi anda dengan lantai yang kasar
  • Kurangi jumlah barang anda untuk mencegah tersandung
  • Hindari berjalan dengan kaos kaki, stoking atau alas kaki
  • Gunakan telpon cordless ( tanpa kabel ) sehingga anda tidak perlu berlari saat akan menjawab telepon.

 

.

 

More

Olahraga untuk penderita osteoporosis

olahragaJika anda menderita osteoporosis, jangan kuatir bahwa anda tidak akan dapat berolah raga kembali karena kuatir tulang anda akan patah. Suatu paradigma yang salah bahwa anda malah harus menghindari aktivitas. Olah raga tetap diperlukan dan disarankan , akan tetapi tentunya dengan tipe dan jenis olah raga tertentu

Sayangnya, sebagian orang menjadi takut beraktivitas karena ancaman patah tulang, sehingga mereka menjadi lebih sedentari, yang pada akhirnya makin berakibat pada hilangnya masa tulang.

Yakinlah bahwa dengan berolah raga secara tepat anda dapat melindungi tulang anda dan secara bersamaan tetap mempertahankan kondisi aktif. Setiap aktivitas dapat disesuaikan dengan usia anda, kemampuan anda, haya hidup dan kekuatan anda.

Hindari aktivitas dengan risiko tinggi untuk jatuh seperti berolah raga ski,  skating,  olah raga dengan  impaksi berlebih seperti  jogging dan lompat tali dan olah raga yang bisa menyebabkan terpuntir  seperti golf.

Dokter anda akan membantu anda dalam menentukan program latihan yang efektif. Di bawah ini adalah beberapa panduan olah raga  untuk anda:

  • Berjalan pagi
  • Melatih Kekuatan
  • Tai chi
  • Menari
  • Naik turun tangga
  • Hiking
  • Naik sepeda
  • Berenang
  • Berkebun

Hindarkan hal berikut

  • Menggunakan sepatu dengan alas yang licin
  • Bergerak terlampau cepat
  • Ikut dan terlibat dalam olah raga atau aktivitas yang membutuhkan puntiran pada tulang belakang atau gerakan membungkuk dari pinggang seperti sit up konvensional, menyentuh jari jemari atau mengayunkan tongkat golf.

Lakukan hal di bawah ini

  • Memperhatikan postur tubuh yang tepat. Hal ini termasuk membusungkan dada, mempertahankan kepala anda dan mata anda dalam posisi lurus ke depan.
  • Gunakan pegangan bila anda akan memanjat tangga
  • Membungkuk dengan menggunakan panggul dan lutut dan tidak pernah dari panggul, terutama saat mengangkat beban

Selamat berolahraga

konsultasi

More

Komplikasi Osteoporosis

Komplikasi Osteoporosis

A.Fraktur atau patah tulang

Tulang yang paling banyak terkena dan terpengaruh adalah tulang belakang ( spine) , pergelangan tangan dan sendi panggul

gambar faktur

 

B.Masalah berjalan

Sekitar separuh dari pasien akan memiliki masalah dengan berjalan setelah fraktur panggul yang membutuhkan bantuan dari orang lain untuk aktivitas sehari-hari

 masalah berjalan
C. Nyeri punggung dan deformitas

Hancurnya tulang belakang akan mengakibatkan adanya kerusakan tulang belakang sehigga akan tampak seperti “hump “ atau tonjolan. Kondisi ini tidak hanya mempengaruhi tulang belakang tetapi juga akan mempengaruhi penampilan fisik anda, mempengaruhi nafas sehingga menghambat pernafasan tulang punggung

 

 

 

 

More

KEDELAI UNTUK OSTEOPOROSIS

KEDELAI UNTUK OSTEOPOROSIS

kedelaiMengkonsumsi protein kedelai  mungkin salah satu cara mudah untuk membantu membangun tulang yang kuat dan menurunkan risiko osteoporosis.

Osteoporosis paling sering dijumpai  pada orang tua karena pada usia tua tulang menjadi tipis, lemah dan rapuh. Amerika Serikat memiliki salah satu tingkat tertinggi di dunia osteoporosis. Antara

15 hingga 20 juta orang Amerika menderita penyakit ini. Wanita lebih banyak terkena dengan rasio 1 diantara 5 orang wanita terjadi retak pada tulangnya.

Kabar baiknya  adalah bahwa diet dan perubahan gaya hidup akan sangat mengurangi risiko osteoporosis. Contohnya adalah olahraga.  Aktivitas fisik dapat memperlambat hilangnya materi tulang yang terjadi dengan penuaan. Bahkan, olahraga  juga dapat  meningkatkan kepadatan tulang.

Mengkonsumsi makanan yang benar dan sehat juga sehat juga penting untuk tulang kuat. Nutrisi, seperti kalsium dan vitamin D, membantu meningkatkan kesehatan tulang.

Kebanyakan  orang berpikir bahwa  susu adalah  sumber kalsium utama. Hal ini sama sekali tidaklah benar. Banyak makanan mengandung calcium. Diantaranya adalah Kacang-kacangan, seperti kacang kedelai, merupakan sumber alami kalsium yang baik.

Satu cangkir kedelai mengandung  12 persen dari kalsium harian yang direkomendasikan. Kalsium dalam kedelai  sangat baik diserap oleh tubuh. 1/2 cangkir tahu dapat menyediakan antara 80 dan 435 mg kalsium. Dosis  Harian yang direkomendasikan untuk kecukupan kalsium bagi  orang dewasa adalah 800 miligram

Menambahkan kedelai dan makanan mengandung protein kedelai juga dapat membantu mengurangi risiko osteoporosis.

Protein kedelai dapat melindungi fungsi tulang karena berbagai hal berikut :
•Proteinkedelai  kaya akan kalsium.
•Protein kedelai membantu menghemat kalsium dalam tubuh.
•Senyawa dalam kedelai dapat melindungi kekuatan tulang.

Kedelai adalah sumber yang unik dari kelompok senyawa yang disebut isoflavon. Kedelai adalah satu-satunya makanan yang mengandung senyawa ini dalam jumlah yang banyak. Salah satu jenis isoflavon daidzein menyerupai senyawa kimia  yang digunakan di Asia dan Eropa untuk mengobati osteoporosis.

Ketika isoflavon  dimetabolisme dalam tubuh, akan dihasilkan  daidzein senyawa yang sama ditemukan dalam kedelai. Hal ini menunjukkan bahwa mengkonsumsi protein kedelai sumber alami daidzein – bisa membantu mengurangi risiko osteoporosis. Jenis  isoflavon lain dalam soyfoods,yaitu  genistein, dapat pula  membantu. Dalam sebuah penelitian terbaru, genstein ditunjukkan untuk menghambat kerusakan tulang.

Sudahkah anda mengkonsumsi kedelai hari ini?
kedelai

More

Diet dan Osteoporosis

Diet dan Osteoporosis

Diet and Osteoporosis

Berbahagialah  anda  yang mengkonsumsi diet kaya kalsium pada masa muda. Anda ternyata akan  memiliki risiko yang lebih rendah untuk terjadinya osteoporosis dibandingkan mereka yang mengkonsumsi kalsium rendah saat muda.

Oleh karenanya, anak anak seharusnya didorong untuk mengkonsumsi makanan yang kaya akan kalsium untuk mengurangi risiko terjadinya osteoporosis

A. Diet Seimbang

Gunakan piramida makanan sehat berikut untuk membantu anda mengkonsumsi makanan yang lebih seimbang dan mengandung nutrisi yang cukup. Mulailah dengan banyak, nasi, pasta, dan buah serta sayur-sayuran. Lalu tambahkan kelompok dagingdiet seimbang

B. Pilih makanan yang kaya kalsium

makanan kaya kalsium

Makanan yang kaya kalsium seperti susu, keju dan yogurt adalah makanan yang kaya akan kalsium. Sebagai tambahan kembang tahu dan makanan lain yang dari kedelai, kacang-kacangan, ikan dan ikan dengan tulang yang lunak adalah sumber calcium yang baik. Sayur-sayuran seperti  Chinese kale, pak choy dan brokolo juga mengandung kalsium yang lebih tinggi dibanding jenis sayuran lain.

 

 

 

C. Jumlah protein yang cukup

Sangat direkomendasikan untuk mengkonsumsi 160 to 240g dari daging, ikan, ayam, tahu setiap harinyaprotein yg cukup

D. Batasi penggunaan garam dan konsumsi dari makanan yang diawetkan

garamMakanan yang kaya akan garam akan memicu hilangnya calcium. Sebaiknya anda mengurangi makanan  dan daging yag diawetkan, makanan yang diawetkan dan berbagai makanan yang dikalengkan. Kurangi jumlah MSG,  pemberian garam dengan ekstra calcium dan saus selama memasak.

 

 

 

 

E. Vitamin D yang optimal

Melakukan latihan di bawah sinar matahari dapat meningkatkan  absorbsi calcium. Anda juga dapat memilih makanan yang kaya akan vitamin D . Contohnya adalah liver, kuning telur, sarden dan salmonvitamin d yg optimal

More

Diagnosis Osteoporosis

Diagnosis Osteoporosis

 

osteoporosisSekitar  80% dari densitas (kepadatan)  tulang ditentukan oleh hereditas ( turunan)  dan  20% nya ditentukan oleh gaya hidup.Sekitar usia  30 tahun, tulang anda akan mencapai densitas atau kepadatan  yang maksimal, yang  dikenal sebagai  peak bone mass.

Pemeriksaan Osteoporosis

Untuk pemeriksaan osteoporosis berikut adalah hal yang dokter anda akan lakukan:

  1. DEXA SCAN ( Dual Scan Absorptiometry)

Salah satu pemeriksaan osteoporosis yang paling umum adalah  dual X-ray absorptiometry – yang juga dikenal sebagai  DXA atau DEXA.DEXA scan akan mengukur tulang belakang, panggul atau densitas (kepadatan tulang ) total untuk membantu menentukan faktor risiko.

Bone densitometri ini adalah tes yang menyerupai  X-ray yang dapat secara cepat dan secara akurat mengukur densitas (kepadatan) dari tulang. Bone mineral density tests (BMD) menunjukkan seberapa kepadatan tulang dan apakah anda menderita  osteoporosis. Hasil dari bone desitometry ini akan menentukan apakah pencegahan dan langkah-langkah  terapi dibutuhkan

  1. Tes Pemeriksaan lain

Berbagai metode dapat memeriksan densitas tulang sepertu ultrasonography dan quantitative computed tomography (QCT) ( CT Scan ).

  1. Tes Darah

Baik anda diskrining atau dilakukan terapi terhadap osteoporosis, dokter anda akan melakukan pemeriksaan tes darah atau urine untuk melihat metabolisme dari tulang. Pemeriksaan yang dilakukan ini akan menunjang dan melihat progresifitas dari penyakit, selain itu juga akan membantu menentukan apa penyebab osteoporosis

More