Blog Section

FAQ

Panduan Pencegahan osteoporosis:

Jika anda sudah pernah terjatuh dan mengalami patah tulang, anda pasti  akan merasa sangat kesakitan dan tentunya anda tidak ingin hal ini terjadi kembali. Banyak orang yang tidak memahami risiko antara tulang patah dan osteoporosis. Di amerika serikat bahkan  lebih dari  sepertiga dari 40 juta penduduk mengalami patah tulang terkait  osteoporosis.

Bila anda mengalami patah tulang pada saat anda berusia di atas 50 tahun, besar kemungkinan bahwa patah tulang anda terkait osteoporosis.

Dengan membaca artikel ini, kami mengharapkan agar  anda dapat mengerti hubungan antara patah tulang dan osteoporosis sehingga anda dapat mengambil langkah saat ini untuk memperkuat dan melindungi tulang anda.

Berikut adalah pertanyaan yang sering diajukan oleh pasien kepada kami

1.      Bila saya sudah pernah menderita patah tulang, apakah terlambat untuk mendeteksi kemungkinan adanya osteoporosis?

Tidak ada kata terlambat dalam menangani suatu penyakit. Anda harus berbicara pada dokter anda selama periode penyembuhan dan juga menanyakan apakah anda dapat melakukan evaluasi untuk osteoporosis. Bahkan jika patah tulang anda sudah menyembuh anda dapat dievaluasi dan mulai melakukan langkah pencegahan untuk melindungi tulang anda.

2. Dokter apakah yang harus saya temui untuk melakukan evaluasi osteoporosis

Anda dapat menemui dokter penyakit dalam atau dokter bedah tulang yang merawat anda untuk melakukan evaluasi terhadap osteoporosis

 

3. Apakah yang termasuk dalam evaluasi osteoporosis dan apa yang akan dilakukan oleh dokter saya?
Dokter anda akan menanyakan mengenai riwayat medis anda dan gaya hidup anda untuk menentukan faktor risiko terhadap terjadinya  osteoporosis. Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko untuk terjadinya osteoporosis termasuk riwayat keluarga adanya patah tulang, kadar hormon estrogen yang rendah atau hormon testosterone dan penggunaan obat-obatan khusus seperti glukokortikoid atau obat anti kejang yang dapat berkontribusi terhadap fragilitas ( kerapuhan tulang).

Dokter anda juga dapat melakukan pemeriksaan darah dan air kencing dan mengusulkan anda untuk melakukan bone mineral density  ( BMD)

 4. Apakah test BMD itu ?

Tes BMD adalah tes terbaik untuk menentukan kesehatan tulang anda, Tes ini dapat mendeteksi adanya osteoporosis, menentukan risiko anda untuk terjadinya patah tulang serta mengukur respon anda terhadap terapi osteoporosis, Tes BMD yang paling banyak digunakan adalah dual-energy x-ray absorptiometry, atau tes  DXA . Tes ini sangat aman dan tidak menimbulkan rasa nyeri, sangat menyerupai   x ray, ntulang pada panggul dan tulang punggung anda dan tulang belakang dan hanya membutuhkan 15 menit untuk menyelesaikannya. Untuk tes DXA anda akan diminta untuk berbaring di meja sementara ala akan mengukur  densitas tulang anda

 

5. Bila saya terdiagnosis dengan osteoporosis, apakah yang harus saya lakukan selanjutnya?

Anda mungkin merasa ketakutan setelah anda terdiagnosis menderita osteoporosis. Namun berita baiknya adalah, dengan memiliki informasi yang baik dan memperoleh dukungan dari dokter anda, anda secara bermakna dapat meningkatkan kesehatan tulang anda dan mengurangi risiko untuk terjadinya patah tulang dengan kombinasi dari obat-obatan, diet, olah raga dan modifikasi gaya hidup.

 

6.      Beberapa teman saya mengkonsumsi obat-obatan untuk osteoporosis. Haruskah saya juga mengkonsumsi obat tersebut ?

Ya, Beberapa obat medis tersedia untuk menghambat dan menterapi osteoporosis termasuk diantaranya adalah biphosphonate, estrogen agonis/antagonis (juga dikenal sebagai  selective estrogen receptor modulators atau SERMS);  hormon parathyroid dan  terapi estrogen. Dokter anda akan membantu memilih obat terbaik untuk anda dan  profil dari obat tersebut termasuk keuntungan dan risiko dari setiap terapi yang ada.

7.      Apakah jika saya seoprang pria terapi yang anda sama persis dengan jika saya adalah wanita ?

Pada pria, berkurangnya kadar testosterone mungkin terkait dengan timbulnya osteoporosis. Pria dengan kadar testosterone yang rendah dapat diresepkan dengan pemberian hormon testosteron untuk mencegah terjadinya kehilangan masa otot

8.      Apa yang dapat anda lakukan untuk melindungi tulang anda ?

Selain rutin mengkonsumsi obat, beberapa hal penting yang dapat anda lakukan adalah diet yang kaya akan calcium dan vitamin D, mempertahankan konsumsi protein yang cukup, monitor konsumsi garam dan melakukan olah raga.

9.      Apa tipe olah raga yang terbaik untuk mengurangi risiko terjadinya patah tulang di masa yang akan datang?

Olah raga dapat mengurangi risiko anda terhadap terjadinya patah tulang dengan dua cara: dengan membantu membentuk masa tulang dan mempertahankan densitas tulang dan juga dengan  meningkatkan keseimbangan, fleksibilitas dan kekuatan, semua yang akan mengurangi risiko anda untuk jatuh.  Konsultasikanlah pada dokter anda untuk menentukan jenis olah raga terbaik untuk anda

10. Apakah ada hal lain yang dapat saya lakukan ?

Jika anda adalah perokok, saat ini adalah waktu yang paling tepat untuk berhenti merokok. Asap rokok sangatlah beracun untuk tulang anda, menyebabkan anda memiliki risiko untuk terjadinya masa tulang yang rendah dan terjadinya osteoporosis. Konsumsi alkohol berlebih juga dapat menyebabkan kerusakan pada tulang anda dan merke yang mengkonsumsi alkohol dalam jumlah berlebih memiliki kecenderungan untuk kehilangan masa tulang dan terjadinya patah tulang.