Blog Section

Gangguan Patellofemoral

Patellofemoral (knee cap joint) dibuat dari dua tulang yaitu tulang tempurung lutut (patellar) dan tulang paha  (femur).

Saat lutut menekuk maka patella akan meluncur di dalam bagian dari femur.  Beberapa orang memiliki perbedaan dalam cara dari tempurung lutut dan tulang paha yang bekerja bersamaan. Akibatnya variasi ini bisa mengakibatkan masalah pada persendian patellofemoral.

Contoh beberapa masalah pada persendian patellofemoral adalah

  • Chondromalacia
  • Malalignment dari Patellar
  • Patellar Subluxation/Dislocation

 

A. Chondromalacia Patellae

Bagian bawah dari patella dilapisi dengan tulang rawan. Tulang rawan ini memungkinkan patella untuk bergerak dengan halus saat ada prgerakan dari lutut. Chondromalacia adalah kondisi dimana tulang mengalami kerusakan.  Nyeri yang dirasakan bisa berada disepanjang sisi patella atau dirasakan dibagian dalam dari lutut. Lutut yang berbunyi adalah salah satu tanda dari chondromalacia.

 

Terapi dari chondromalacia

Terapi dari chondromalacia adalah dengan memfokuskan agar rentang pergerakan yang penuh bisa dicapai. Pada pasien chondromalacia akan dilakukan rehabilitasi. Selain pada beberapa kasus mungkin dibutuhkan tindakan artroskopi lutut.

 

B. Patellar  Malalignment

 

Patellar malalignment timbul jika tulang lutut  tidak  berinteraksi dengan   tulang paha  sebagaimana seharusnya. Tulang lutut  bisa berada pada posisi terlalu tinggi atau terlalu jauh di bagian luar sisi lutut. Nyeri biasanya dirasakan  setelah duduk lama atau nyeri saat naik dan turun tangga . Malalignment  ini bisa terjadi secara kongenital atau sebagai hasil dari trauma

 

Terapi dari  Malalignment Patellar

Terapi dari malalignment patellar adalah dengan tindakan operasi. Jenis operasi tergantung dari hasil evaluasi individual setelah evaluasi dari dokter kami

 

Dislokasi patellar atau subluksasi

Beberapa orang akan mengalami episode dimana patella akan mengalami dislokasi atau perpindahan posisi dimana tulang lutut tergelincir pada satu sisi. Trauma ini biasanya diikuti dengan adanya rasa nyeri, kekakuan dan bengkak

 

Terapi dari dislokasi patellar atau subluksasi

Pada awalnya terapi akan difokuskan dengan tujuan agar bengkak di kaki anda bisa berkurang dan anda bisa berjalan kembali. Setelah itu terapi akan difokuskan untuk menguatkan oto. Kadang kala dibutuhkan tindakan bedah akan tetapi ini akan tergantung pada hasil evaluasi dan pemeriksaan anda

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *